Wanita di Rumah Pria di Ladang, Tewas Terpanggang Terulang

0
14
Tak kuasa - Dua orang wanita sedang melihat kondisi korban kebakaran yang tewas terpanggang di dalam rumahnya sendiri

Sukorejo (wartabromo) – Peristiwa kebakaran rumah warga yang menewaskan pemiliknya di wilayah Sukorejo kini terhitung sudah dua kali terjadi. Rata-rata para korban tewas terpanggang di dalam rumahnya tanpa mendapatkan bantuan atau pertolongan saat kejadian.

Menurut Kapolsek Sukorejo, AKP Firman, Kejadian kebakaran rumah yang membuat pemilik tak tertolong tersebut salah satu faktornya adalah karena sebagian besar warganya kebanyakan wanita sehingga kerapkali ketakutan dan tak bisa berbuat banyak saat kejadian. Selain itu, kondisi rumah warga yang sebagian besar masih terbuat dari bambu ataupun klenengan (separuh bambu dan separuh dinding tembok, red) membuat api cepat menghabiskan seluruh isi rumah terutama saat terjadi konsleting listrik.

“Rata-rata kebanyakan kaum wanita yang ada di lokasi, sementara  kaum laki-lakinya sedang pergi ke ladang,” ujarnya.

Ditambahkannya, saat kejadian, para perempuan cenderung panik dan tidak memiliki keberanian untuk segera melakukan pertolongan terhadap korban. Akibatnya, para pemiliknya rata-rata tewas terpanggang tanpa ada yang bisa berusaha untuk menyelamatkannya.

Dari hasil pantauan wartabromo, ada dua kejadian kebakaran rumah yang telah menewaskan pemilik rumah di wilayah Sukorejo, Pasuruan. Kejadian pertama di alami oleh Abdul Karim (8) bocah yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar Kenduruan 2 Kecamatan Sukorejo Pasuruan, Senin (7/5/2012). Korban tewas terpanggang di dalam kamarnya ketika ia masih tidur pulas dan ditinggal pergi ayahnya mengaji.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban saat itu sedang berada di dalam kamar dan berteriak minta tolong. Namun, kobaran api yang cukup besar membuatnya tak tertolong dan akhirnya tewas di dalam kamarnya. Baca : Innalillahi! Bocah SD Tewas Terbakar di Rumahnya

Hampir mirip dengan Kejadian sebelumnya, Jum’at (24/8/2012) seorang kakek sebatang kara bernama Yastiman (70) juga mengalami hal yang sama. Ia tewas terpanggang di atas kasur miliknya tanpa bisa diselamatkan lantaran mengalami lumpuh dan tak bisa bergerak. Baca : Innalillahi! Seorang Kakek Tewas Terbakar

Karenanya, Kapolsek termuda di Pasuruan tersebut menghimbau agar warganya senantiasa berhati-hati terutama saat bepergian serta mewaspadai terhadap segala bentuk apapun yang mudah terbakar. “Mengetahui nomer telepon Pemadam kebakaran atau petugas setempat sangat penting untuk secepatnya melakukan pertolongan pertama,” pungkasnya. (yog/yog)