Ditahan Imbang 1-1, Persekabpas Vs Surabaya Muda Diwarnai Tawuran

0
69

persekabpas surabaya mudaBangil (wartabromo) – Laju Persekabpas untuk menembus babak 16 besar Liga Indonesia Divisi 1, tampaknya semakin berat. Hal ini menyusul hasil imbang 1-1 pada laga pertandingan antara Persekabpas Pasuruan melawan Surabaya Muda di stadion R.Soedarsono-Pogar-Bangil,  Kamis (5/6/2014) sore.

Laga antara Persekabpas Pasuruan dan Surabaya Muda pun berlangsung sengit dan diwarnai aksi tawuran antar pemain yang berujung diganjarnya salah seorang pemain dengan kartu merah oleh wasit.

Pada pada menit ke 3 babak pertama, para pemain Persekabpas berhasil memaksa Fafa kipper dari Surabaya Muda memungut bola dari dalam gawangnya. Gol pertama tersebut bermula saat salah seorang pemain Surabaya Muda melanggar pemain depan Persekabpas di luar kotak 16 sehingga wasit menghadiahinya tendangan bebas.

Rico pemain persekabpas nomor punggung 9 dipercaya untuk mengeksekusi dan berhasil menjebolkan gawang Surabaya Muda.

Tak ingin tertinggal, pada babak kedua baru berjalan atau sekitar 10 menit, pemain depan Surabaya Muda bernomor punggung 29, Totok Adi berhasil lepas dari jebakan offset pemain belakang Persekabpas sehingga melepas bola ke arah gawang yang tidak dapat diantisipasi kipper, Imam Hanafi. Akibatnya kedudukan berubah menjadi 1-1.

Pertandingan berjalan semakin sengit manakala pemain kedua tim kerapkali tak mampu menahan emosi. sehingga wasit Asep Yandis setidaknya mengeluarkan 5 kartu kuning dan 1 kartu merah.

2 kartu kuning untuk pemain Persekabkas , 3 kartu kuning untuk Surabaya Muda dan 1 kartu merah diberikan pada Bagus Wahyu. Pantauan wartabromo, tensi pertandingan babak kedua tberjalan saling jual beli serangan dan cenderung kasar.

Bahkan memasuki pertengahan babak kedua, wasit, Asep Yandis sempat menghentikan jalannya pertandingan akibat kedua pemain dari Persekabpas dan Surabaya Muda terlibat aksi saling baku hantam di tengah lapangan. Peristiwa ini terjadi pada menit ke 55 dan sempat membuat petugas keamanan dari Polres Pasuruan berlari ke tengah lapangan untuk melerai pemain.

Tak sampai disitu saja , pada menit ke 75 perkelahian antar kedua pemain kembali terjadi. Dimana libero Persekabpas Pasuruan nomor punggung 17, Irfan Junaidi dilanggar dengan sangat keras oleh pemain dari Surabaya Muda bernomor punggung 23 Bagus Wahyu. Akibat slading takel keras yang dilakukan Bagus Wahyu , membuat Irfan Junaidi harus ditandu keluar lapangan oleh petugas medis. Kejadian itu pun kontan memicu kemarahan salah satu skuad Persekabpas Pasuruan yang langsung mengejar Bagus Wahyu serta memberinya bogem mentah.

Wasit dan petugas keamanan berusaha untuk melerai perkelahian keduanya agar tidak berkembang menjadi tawuran massal, hal ini dikarenakan supporter Persekabpas yang berada ditribun sebelah barat mulai merangsek mendekati pagar lapangan dan menghujat pemain Surabaya Muda. Wasit pun langsung menghadiahi Bagus Wahyu dengan kartu merah serta mengusir dari lapangan.

Hingga berakhirnya babak kedua kedudukan masih imbang 1-1 untuk kedua kesebelasan.(gnr/yog)