15:11 - Rabu, 23 November 1318
Selasa, 30 September 2014 | 10:08

PDI-P Kota Pasuruan : Kelompok 17 Itu Belum Sikapnya Partai

PDI-PPasuruan (wartabromo) –  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Pasuruan meyakini jika koalisi baru besutan Partai Golkar yakni Forum Aliansi Partai Politik Untuk Perubahan belum bisa mencerminkan sikap partai itu sendiri melainkan hanya orang per orang saja.

Sekretaris DPC PDI-P Kota Pasuruan, Pranoto mengatakan, pihaknya lebih memilih untuk tidak memposisikan diri di kubu manapun lantaran sangat memahami strategi politik yang sedang dijalankan oleh sejumlah parpol Kelompok 17  (Forum Aliansi Parpol Untuk Perubahan, red) menyusul pembentukan alat kelengkapan dewan serta jelang Pemilihan Walikota Pasuruan 2015 mendatang.

“Sampai saat ini kita tetap memposisikan diri di tengah. Saya tahu betul yang di Kelompok 17 itu belum sikapnya partai melainkan orang per orang terutama Ketua dan Sekretaris Parpolnya saja,” ujar Pranoto pada wartabromo, Selasa (30/9/2014).

Menurutnya, jika keputusan berkoalisi tersebut merupakan sikap partai maka seharusnya memerlukan diskusi dan musyawarah yang cukup panjang untuk menentukan masa depan dan langkah partai politik itu sendiri.

“Ini kan begitu cepat tanpa musyawarah. Beberapa internal partai yang saya tanya justru ngomong, saya ini cuma wayang mas,”terang Pria yang resmi ditunjuk oleh DPP PDI-P sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Pasuruan ini.

Pilihan Fraksi PDI-P untuk tetap berada di posisi tengah, lanjutnya, merupakan bagian dari strategi politik sambil menunggu perkembangan selanjutnya di masing-masing kubu.

“Politik itu kan dinamis, Nembeh burine (ambil belakangnya). Kalau kepentingan pribadi kan bisa runyam,” pungkasnya.
Sebelumnya, 7 Partai Politik di Kota Pasuruan membentuk forum aliansi Parpol Untuk Perubahan. Forum ini didukung oleh 7 partai politik dengan total suara anggota Parlemen di DPRD sebanyak 17 suara terdiri atas Partai Golongan Karya (5 kursi) , Partai Gerindra (2 kursi), Partai Persatuan Pembangunan (1 kursi), Hanura (2 kursi), PKS (3 kursi), PAN (2 kursi) dan Partai Nasdem 2 (kursi). Disinyalir koalisi besutan Partai Golkar ini disiapkan untuk mendukung pencalonan Setiyono dalam Pilwalkot mendatang.

Sementara diluar koalisi ini, hanya tinggal Partai Kebangkitan Bangsa yang merupakan kendaraan politik Walikota Petahana, Hasani dengan perolehan 10 kursi di DPRD. Hasani sendiri diyakini akan maju kembali dalam Pilkada 2015. (yog/yog)

Komentar Anda

Komentar

‘Bupati Pasuruan Dipilih DPRD, Transaksinya Bisa 500 Jutaan’

Tolak Pilkada DPRD, Puluhan Mahasiswa Jalan Mundur