Terlibat pencurian Sapi, Perangkat Desa Serahkan Diri ke Polisi

0
35

maling sapi pasuruanPasuruan (wartabromo) – 5 orang warga yang diduga pelaku pencurian sapi milik warga Desa Balong Anyar Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Pasuruan, Selasa (9/12/2014) sore.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Bambang Sugeng mengatakan, penyerahan kelima orang warga tersebut dilakukan atas upaya Kepala Desa Balong Anyar, M. Soleh sekitar pukul 16.00 wib, sore tadi.

“Ya, saat ini sudah kita periksa. Mereka diupayakan menyerahkan diri oleh Kepala Desa setempat,” ujar Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Bambang Sugeng pada wartabromo.com.

Menurutnya, dari pemeriksaan aparat kepolisian, dari ke 5 orang tersebut, hanya ada 4 orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian sapi milik Matrawi, warga Desa Balong Anyar.

“Yang kita periksa 5 orang tapi 1 orang tidak terlibat,” tambah Bambang Sugeng.

Para tersangka tersebut antara lain yakni Haryono, Bisri dan Leman sementara Abdul Karim tidak terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

“2 orang diantaranya adalah Kepala Dusun,” lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Balai Desa Balong Anyar Kecamatan Lekok, Pasuruan menjadi sasaran protes massa lantaran tak menemukan 3 orang perangkat desa yang dituduh terlibat dalam aksi pencurian hewan sapi milik warga setempat. Baca : Tuduh 3 Perangkat Desa Terlibat Curi Sapi, Warga Segel Balai Desa

Informasi yang dihimpun wartabromo, kejadian ini terjadi pada Senin (8/12/2014) malam setelah ratusan massa berusaha mencari ketiga perangkat desa yakni 2 orang Kepala Dusun dan satu orang Ulu-ulu (bagian pengairan) desa yang diduga terlibat dalam aksi pencurian sapi milik Matrawi, warga setempat satu minggu lalu.

Warga yang kesal menumpahkan emosinya dengan melakukan penyegelan balai desa setempat dengan cara meletakkan berbagai jenis tanaman dan pepohon ke dalam kantor Balai Desa Balong Anyar. (yog/yog)