Tuduh 3 Perangkat Desa Terlibat Curi Sapi, Warga Segel Balai Desa

0
1

balai desaLekok (wartabromo) – Balai Desa Balong Anyar Kecamatan Lekok, Pasuruan menjadi sasaran protes massa lantaran tak menemukan 3 orang perangkat desa yang dituduh terlibat dalam aksi pencurian hewan sapi milik warga setempat.

Informasi yang dihimpun wartabromo, kejadian ini terjadi pada Senin (8/12/2014) malam setelah ratusan massa berusaha mencari ketiga perangkat desa yakni 2 orang Kepala Dusun dan satu orang Ulu-ulu (bagian pengairan) desa yang diduga terlibat dalam aksi pencurian sapi milik Matrawi, warga setempat satu minggu lalu.

Warga yang kesal menumpahkan emosinya dengan melakukan penyegelan balai desa setempat dengan cara meletakkan berbagai jenis tanaman dan pepohon ke dalam kantor Balai Desa Balong Anyar.

“Warga ngamuk karena perangkat desa terlibat dalam pencurian sapi yang selama ini meresahkan warga,” ujar Kosim, salah seorang warga pada wartabromo.com, Selasa (9/12/2014).

Saat didatangi oleh ratusan warga ke rumahnya, ketiga perangkat desa tersebut memang memilih untuk kabur sehingga membuat emosi warga memuncak dan mendatangi Kantor Balai Desa. Apalagi, sempat muncul desa-desus jika Kepala Desa setempat, M. Soleh ikut terlibat dan melindungi ketiga perangkat desanya.

“Siapa bilang saya melindungi (perangkat desa). Saya ikut mencari (sapi milik Matrawi) pada saat kejadian kok,” ujar M. Soleh.

Pria ini menyangkal tuduhan sejumlah warga jika dirinya tidak mengindahkan laporan warga saat aksi pencurian sapi milik Matrawi tersebut terjadi.

“Itu kan ulah lawan politik saya yang tak jadi Kades,” kata Soleh.

Sementara itu, pihak aparat kepolisian diterjun ke lokasi hingga Senin (9/12/2014) siang berjaga mengamankan desa setempat.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Asep Akbar Hikmana mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami kasus pencurian sapi milik warga serta keterlibatan ketiga perangkat desa tersebut. Sementara, salah seorang pelaku pencuri sapi yakni Sopir Pikap bernama Saiful sudah ditangkap dan mendekam di tahanan Mapolsek Lekok.

“Kita masih dalami. Termasuk dugaan keterlibatan itu (perangkat desa). Ya, kita dapat informasinya dari dia. Kita dalami kalau masalah itu,” ujar Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Asep Akbar Hikmana saat ditemui di Balai Desa Balong Anyar. (yog/yog)