Penumpang Air Asia asal Pasuruan : Sekeluarga Pamit untuk Berlibur Seminggu

0
17

pesawat air asia hilangPurwosari (wartabromo) – Begitu mendengar kabar bahwa pesawat Air Asia hilang kontak dari Bandara Juanda Surabaya menuju Singapura, sejumlah saudara Kristiyono warga Desa Martopuro Kecamatan Purwosari langsung mendatangi rumah orang tuanya yang jaraknya dengan rumah Kristiyono hanya sekitar 100 meter.

Orang tua Kristiyono yang sudah berusia lanjut yakni Buyung Iswanto (79) dan Mariana (73) langsung terkejut. Keduanya tak menyangka jika perjalanan liburan anak dan cucunya bakal menemui aral melintang seperti ini.

“Dia pamit katanya akan berlibur ke Malaysia selama seminggu. Makanya saya kaget, kok naik pesawat itu. Karena pesawat itu kan tujuannya Singapura,” kata Buyung Iswanto.

Menurutnya, Kristiyanto, istri dan anaknya sempat pamit untuk pergi berlibur namun berangkat pada Minggu (28/12) malam dan bermalam di rumah kakaknya di Perumahan Citra Harmoni, Taman Sidoarjo.

“Gak ada tanda apa-apa, sebelum berangkat. Mereka pamit seperti biasa kalau mau pergi jauh,” kata Mariana.

Dari data manifest pesawat yang ditempel di posko crisis Air Asia di Bandara Juanda, nama Sesha Aldi Krisputra, Felicia Sabrina dan Krisputi Kristiyono berada di nomer bangku 62,63 dan 64 sementara Sulastri ditulis di nomer bangku 117.

Hingga berita ini ditulis, Pesawat Air Asia QZ8501 yang mengangkut 155 penumpang yang hilang kontak pukul 06.17 WIB di antara Tanjung Pandan dan Pontianak belum ditemukan keberadaannya. (hrj/yog)