Hardiknas, 15 Tenaga Pendidik dan Non Pendidik Dapat Reward

0
11
hardiknas
Ilustrasi

Pasuruan (wartabromo) – Sebanyak 15 pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi dan mendapatkan penghargaan dari Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf dalam upacara peringatan hari Pendidikan Nasional di Halaman Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Senin (4/5/2015) pagi.

15 pendidikan dan tenaga pendidik tersebut diantaranya Henik Istiadah, Guru TK PGRI 3 Pigen, Stalis Fatmawati, Guru SDN Plintahan 1 Pandaan, Abdul Kadir, Guru SMPN 1 Sukorejo, Sri Martin Wulandari, Guru SMAN 1 Grati, Abdul Kholiq, Guru SMKN 1 Bangil, Moh Arifin, Guru PLB SLBN Pandaan, Eko Wahyuningrum, Kasek TK Tunas Mandiri Gempol, Asri Wahyuti, Kasek SDN I Prifgen, Mariadim Kasek SMPN 2 Purwosari, Heru Wahyudi, Kasek SMAN I Purwosari, Indra Jaya, Kasek SMKN 1 Purwosari, Isbanu, Kasek SDLBN Bandaran Winongan, M Sholeh, Pengawas SD di Kecamatan Tosari, Tahak, Pengawas SMP di Lingkungan Dispendik Kabupaten Pasuruan, serta Atok Prawito selaku Pengawas SMA di Lingkungan Dispendik Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya Irsyad mengatakan, hari pendidikan nasional adalah momentum paling tepat untuk saling meningkatkan kualitas mutu pendidikan bagi seluruh pendidik maupun tenaga kependidikan, demi tercapainya pembangunan pendidikan yang merata dan bermutu tinggi.

“Tentu saja kami Pemerintah Kabupaten Pasuruan tidak pernah tinggal diam untuk memberikan apa yang terbaik bagi semua karyawan yang berprestasi. Termasuk salah satunya adalah di bidang pendidikan,” kata Irsyad kepada Suara Pasuruan.
Lebih lanjut Irsyad menambahkan, award dan punishment adalah satu kesatuan yang akan saling berhubungan satu sama lain. Artinya, setiap karyawan yang menunjukkan kualitas terbaiknya, pasti akan mendapat award, begitu juga sebaliknya siapa saja yang tidak bekerja secara profesional, maka sebuah punishment akan diberikan.

“Award dan punishment bisa bermacam-macam tergantung dari apa yang telah dilakukannya. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh karyawan untuk sama-sama bekerja dengan sepenuh hati, berinovasi setiap saat, demi mewujudkan Kabupaten Pasuruan yang sejahtera dan maslahat,” imbuhnya.

Selain itu, dirinya juga menyinggung perihal Unas yang saat ini masih berjalan, khususnya di tingkatan SMP sederajat. Menurutnya, Unas harus disukseskan, apalagi saat ini Kabupaten Pasuruan juga melaksanakan Unas CBT (Computer Based Test), yakni SMPN 2 Pandaan.

“Apapun jenis Unasnya, baik CBT maupun PBT harus sama-sama disukseskan dengan luar biasa. Kita sedikit menarik nafas karena Unas tak lagi menjadi tolok ukur kelulusan siswa, sehingga bebas siswa tidak terlalu berat. Meski begitu, saya menghimbau kepada siswa, wali murid dan guru sampai kepala sekolah untuk sama-sama mensukseskan unas,” terangnya. (eml/yog)