00:26 - Sabtu, 18 November 2017
Rabu, 24 Juni 2015 | 21:54

PT CJI Harapkan Wisata Mangrove Terwujud

wisata magrovePasuruan (wartabromo) – Khusus di sektor lingkungan, PT CJI bersama warga di sekitar kawasan pantai sepanjang Pasuruan Bagian Timur, ikut menjaga lingkungan. Sejak 2008, kawasan pesisir pantai di sekitar Kecamatan Rejoso, terutama di Desa Pateguran maupun Jarangan, dilakukan penanaman mangrove.

Dengan konsep hutan asuh, bersama Mukarim, peraih Kalpataru dalam bidang pelestarian lingkungan, pesisir pantai di sekitar Rejoso saat ini menjadi kawasan yang rimbun.  Karena keberadaan mangrove di pesisir pantai Rejoso itu, membuat kawasan tersebut saat ini dipenuhi oleh biota laut. Ikan, kepiting dan hasil tangkan nelayan dan masyarakat di kawasan itu menjadi semakin banyak.

“Bukan pekerjaan mudah untuk mewujudkan lingkungan yang bagus. Kami terus mendorong masyarakat dan warga di pesisir pantai untuk berjuang. Karena kondisi pantai saat itu gersang dan ketika ada mangrove, mereka cenderung menebangnya. Tapi beruntung dengan adanya Pak Mukarim yang bisa diajak untuk membantu warga di sekitar pesisir itu,” ungkap Mashudi Junus.

Kondisi hutan mangrove di pesisir pantai Rejoso saat ini sudah cukup tebal dan lebat. Lingkungan yang asri membuat suasana di sekitar kawasan mangrove tersebut menjadi cukup menarik untuk didatangi dan bersantai.

Pihak PT CJI Pasuruan pun juga terus mendorong masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungannya secara berkelanjutan. Bahkan agar tidak terjadi aksi tebang mangrove, PT CJI juga terus berupaya membangkitkan gairah warga, salah satunya dengan membantu membangun jalan setapak di lokasi sekitar kawasan tersebut.

“Malahan saat ini kami menawarkan kepada warga untuk menjadi kawasan mangrove milik mereka menjadi lokasi wisata. Karena suasananya yang sejuk dengan angin pantai yang bertiup semilir, saya yakin akan dapat dinikmati banyak pengunjung. Pengunjung yang datang juga bisa berwisata mengelilingi mangrove dengan perahu-perahu wisata,” urai Junus.

Bahkan untuk menarik dan memperkenalkan wisata mangrove kepada pengunjung, PT CJI berencana akan mengajak tamu-tamu yang berkunjung ke lokasi pabriknya, untuk datang ke lokasi mangrove. Karena dalam setiap bulannya, lokasi pabrik PT CJI, sering kali menerima kunjungan, baik dari kalangan mahasiswa dan pelajar, maupun masyarakat lainnya.

Menurut Mashudi Junus, tamu-tamu yang datang berkunjung ke pabrik dipastikan akan mengalami kejenuhan jika terus menerus ditunjukkan alat-alat perusahaan serta bangunan-bangunan pabrik yang terkesan sempit. Namun dengan dibawa ke lokasi alam bebas, tamu-tamu PT CJI, bisa mendapatkan kesegaran dari lingkungan yang ada.

“Untuk mensupport warga, kami bersedia membfasilitasinya dengan pembangunan gazebo atau semacam tempat beristirahat bagi para pengunjung mangrove. Pasti akan ramai dan masyarakat akan terbiasa. Dan adanya wisata mangrove itupun juga akan menambah lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya. | Tabloid Wartabromo Edisi Juni

Komentar Anda

Komentar

Hanif Dhakiri : Iuran Pensiun BPJS Diberlakukan 1 Juli 2015

Turun ke Sawah, Ratusan Anggota TNI di Pasuruan Tandur Padi