18:32 - Sabtu, 25 November 2017
Minggu, 1 November 2015 | 17:38

Ismu Pimpin PKS Kota Pasuruan

PKS3

Ismu Hardiyanto didampingi Heru Winarno, DPP PKS Bidang Da’wah Wilayah Jati, Jateng dan Jogjakarta, serta didampingi Abd Muis, Ketua DPW PKS Jatim, jumpa pers seusai pelantikan, Sabtu (1/11/2015). Foto : Warta Bromo/Harjo Suwon

Pasuruan (wartabromo) – Kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD)PartaiKeadilan Sejahtera (PKS) Kota Pasuruan Periode 2015-2020, resmi dinahkodai Ismu Hardiyanto. Ditandai dengan pelantikan yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur saat Musyawarah Daerah (Musda) di Gedung P3GI Kota Pasuruan, Sabtu (1/11/2015).

Ismu memimpin PKS Kota Pasuruan, setelah terpilih dalam Musda DPD PKS Kota Pasuruan yang digelar pada 4 Oktober 2015 lalu.

“Kepengurusan di DPD PKS bersifat kolektif kolegial. Artinya dalam pengambilan keputusan harus diambil keputusan bersama oleh semua pengurus yang ada. Tidak bisa diputuskan oleh orang-perorang,” kata Ismu seusai dilantik.

Struktur DPD PKS Kota Pasuruan yang dilantik dan diambil sumpah oleh Ketua DPW PKS Jatim, Abd Muis tersebut, di antaranya terdiri dari. Ketua Majelis Pimpinan Daerah (MPD) Imam Joko dan Sekretaris MPD, Amin Amrudin.

Selain Ismu Hardiyanto sebagai Ketua Umum DPD PKS Kota Pasuruan, Imam IStijab sebagai Wakil Ketua, sebagai Wakil Ketua dan Mujiaman sebagai Sekretaris serta Irwan sebagai Ketua Bidang kaderisasi.

“Kepengurusan yang bersifat kolektif kolegial tersebut, bertujuan untuk menghindari terjadinya friksi-friksi dalam tubuh PKS. Makanya PKS tetap solid,” tandas Ismu.

Dalam Musda, selain pelantikan kepengurusan DPD PKS Periode 2015-2020, juga dihasilkan sejumlah rekomendasi lain. Di antaranya, target perolehan suara dan kursi dalam pemilu legislative 2019 mendatang.

“Di Pemilu 2014 lalu, PKS meraih 6.150 suara dengan dua kursi. Pada Pemilu mendatang, perolehan suara ditargetkan 10% dengan memperoleh kursi  di empat daerah pemilihan (dapil) Kota Pasuruan,” pungkas Ismu. (hrj/hrj)

Komentar Anda

Komentar

Menolak Menginap, Gadis Ini Dianiaya Tunangannya

Dua Anggota Polres Probolinggo yang Ditangkap Bukan Penjual Sabu