15:11 - Rabu, 23 November 1340
Rabu, 11 November 2015 | 16:03

Bandel! Ini Penampakan Pendaki Arjuno Naik Lewat Pintu Tikus

Rombongan pendaki tertangkap kamera naik lewat jalur tikus, Selasa (10/11/2015). Rombongan pendaki ini diketahui menghindari pos resmi pendakian Purwosari dan masuk lewat jalur tikus. Setelah berhasil lolos dari pantauan petugas mereka masuk ke jalur utama. WARTABROMO/Istimewa

Pandaan (wartabromo) – Selain empat jalur resmi, ada sekitar seribu pintu tikus untuk mendaki Gunung Arjuno – Welirang. Para pendaki yang malah membayar atau tidak mau ribet biasanya memilihnya untuk naik gunung berketinggian 3.339 mdpl itu.

Banyak sekali pendaki yang bandel naik lewat jalur tidak resmi. Selain menghindari pos, kadang mereka ini tidak sabar saat pendakian resmi ditutup. Ada juga yang terlanjur datang namun dilarang petugas karena kondisi gunung berbahaya.

Seperti dalam foto yang dikirm ke redaksi wartabromo.com di atas. Rombongan pendaki tersebut diketahui menghindari pos resmi di Purwosari dan masuk lewat pintu tikus. Setelah berhasil lolos dari pantauan petugas, mereka kemudian masuk ke jalur utama pendakian.

Kepala Seksi Malang-Pasuruan Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo, Murbandarto, menegaskan pendaki yang masuk lewat pintu tidak resmi merupakan pendaki ilegal.

“Kita kan nggak mungkin melakukan pengawasan di seluruh wilayah Tahura. Arjuno – Welirang ini memiliki 1000 pintu untuk mendaki. Jadi kami minta pendaki lewat jalur resmi agar bisa dilakukan pendataan. Kalau terjadi apa-apa (dengan pendaki ilegal) kami tidak tanggungjawab,” tandas Murbandarto, Rabu (11/11/2015).

Ada empat jalur yang resmi menuju puncak Gunung Arjuno – Welirang, “Jalur Tretes, Jalur Purwosari, Jalur Lawang dan Batu,” terang Murbandarto.

Dalam kesempatan tersebut, Tahura masih melakukan penghitungan pasti kerugian akibat kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut.

“Yang banyak terbakar cemara gunung,” pungkasnya. (egy/fyd)

Komentar Anda

Komentar

Sedimentasi Tanah di Sungai Krangkong Mulai Dikeruk

Stok Aman, Kelangkaan Pupuk Ulah Oknum