23:30 - Rabu, 23 Mei 2018
Rabu, 6 Januari 2016 | 07:54

Kabupaten Pasuruan Bangun Pusat Kesenian, Dananya Rp 5 M

gedung kesenianPasuruan (wartabromo) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan berencana membangun Gedung Pusat Kesenian dan Kebudayaan pada tahun 2016 ini. Dengan gedung tersebut, para seniman dan budayawan Kabupaten Pasuruan diharapkan memiliki wadah untuk mempertunjukkan karyanya kepada khalayak.

“Gedung tersebut berada tepat di Information Centre atau Pusat Informasi yang ada di depan Pasar Buah Pandaan. Rencananya, 90% bangunan pusat informasi itu akan dirombak total, dan selanjutnya dibangun gedung berlantai tiga,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Trijono Isdijanto, Rabu (6/1/2016).

Trijono mengatakan desain gambarnya sudah ada, tinggal proses lelang hingga pelaksanaan pembangunan. “Tidak kita bongkar semuanya, tapi masih kita sisakan untuk bangunan yang ada di bawahnya,” jelas Trijono.

Lebih lanjut Trijono menjelaskan, dari tiga lantai yang akan dibangun, lantai paling bawah rencananya akan dibangun museum seni dan budaya asli Kabupaten Pasuruan, kemudian lantai kedua adalah gedung apresiasi seni budaya, serta lantai tiga adalah kantor arsip seni dan budaya. Khusus untuk gedung apresiasi seni budaya, konsepnya adalah outdoor alias terbuka dari semua sisi, sehingga bisa dilihat langsung oleh masyarakat umum yang datang ke tempat tersebut.

“Muaranya adalah meningkatkan jumlah kunjungan ke Pasar Buah Pandaan sekaligus memberikan wadah bagi insan seni di Kabupaten Pasuruan,” imbuhnya.

Selama ini, para seniman dan budayawan Kabupaten Pasuruan belum memiliki tempat khusus untuk show off force atau menampilkan karya mereka di hadapan publik. Oleh karenanya, keberadaan gedung pusat seni dan budaya diharapkan bisa menampung kebutuhan berkesenian di Kabupaten Pasuruan.

“Kita akan membuatkan jadwal setiap harinya. Ada yang khusus untuk band, gamelan, angklung, tari, wayang, ludruk, maupun penampilan kesenian yang lain. Semua seniman se-Kabupaten Pasuruan kita undang untuk meramaikan Kabupaten Pasuruan,” terang pria yang pernah menjabat sebagai Kepala BLH Kabupaten Pasuruan itu.

Sementara itu, ditanya perihal anggaran, Pemkab Pasuruan menurut Trijono telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 5 Milliar. Anggaran tersebut diambil dari APBD Kabupaten Pasuruan tahun 2016.

“Kita mohon doanya agar keinginan Bupati Irsyad akan seni dan budaya dapat segera terwujudkan,” jelasnya. (eml/fyd)

Terbukti Jadi Kurir Sabu, Purel Asal Pasuruan Dibui 4 Tahun

Usaha Warga Kedawung Kulon Kurangi Banjir Musiman (habis)