15:11 - Rabu, 23 November 7932
Kamis, 4 Februari 2016 | 17:50

Tebangi Mangrove, Kerja Bakti Wali Kota Probolinggo Menuai Kritik

Belasan pohon mangrove di saluran air dekat Pelabuhan Perikanan Pantai, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, habis ditebang dalam kegiatan kerja bakti Wali Kota Probolinggo, Rukmini, Kamis (4/2/2016). Adanya penebangan mangrove tersebut menjadi sorotan dan menuai kritik. WARTABROMO/Sundari A W

Mayangan (wartabromo) – Kerja bakti yang dilakukan Walikota Probolinggo, Rukmini di saluran air dekat Pelabuhan Perikanan Pantai, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, jadi sorotan. Penebangan belasan pohon mangrove dalam kegiatan tersebut menuai kritik.

“Sangat disayangkan sekali, padahal itu tidak perlu, cukup memotong ranting di bagian bawahnya saja,” kata Budi Krisyanto, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Probolinggo, Kamis (4/2/2016).

Pria yang juga Ketua Tim Koordinasi Pengelolaan Ekosistem Mangrove ini menuturkan dengan ditebangnya pohon mangrove, dikhawatirkan ada biota laut yang hidup di bawahnya mati. Tak hanya membahayakan ekosistem, serapan air akan berkurang karena pohon mangrove itu ditebang habis hingga ke pangkalnya.

Penebangan pohon mangrove dalam kerja bakti tersebut, lanjut Budi, sangat ironis karena beberapa jam sebelumnya dalam kegiatan lain, wali kota menerima bantuan sepuluh ribu bibit mangrove dari salah satu anggota forum CSR (Corporate Social Responsibility).  Bibit itu ditanam di pesisir pantai di Kelurahan Pilang.

“Di Pilang menggalakkan penanaman, kok malah waktu kerja bakti malah ditebang,” ketus Budi Krisyanto.

Ia berharap ada penanaman ulang di wilayah yang mangrovenya ditebang. Sehingga tidak terus mengalami kerusakan parah.

Direktur Muda Pabrik Partikel Board KTI Sain Latief, yang turut serta dalam kerja bakti menyatakan beberapa anak buahnya juga ikut melakukan penebangan mangrove. Namun hal itu dilakukan karena melaksanakan komando lapangan.

“Kami mendapat undangan karena lokasi kerja bakti sangat dekat dengan pabrik. Kami kan dikomando motong, ya kami laksanakan. Karena saat itu ada Bu Walikota dan Sekda,” kilahnya.

Kerja bakti tersebut dimaksudkan menanggulangi banjir yang sering terjadi di Kampung Dok, Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan. Walikota Probolinggo Rukmini dan jajaranya melakukan kerja bakti, yakni dengan membersihkan saluran air dari sampah. Tujuannya agar tidak terjadi penyumbatan aliran air disekitar kawasan tersebut.

Sayangnya, kegiatan yang bermaksud baik tersebut diwarnai pemotongan mangrove yang tumbuh di saluran yang berlokasi di utara pabrik partikel kayu itu. (saw/fyd)

Komentar Anda

Komentar

Perusahaan Diwajibkan Tanam Pohon di Hutan Kritis

Tak Terima Ayah Dipukuli, Pemuda Bacok Tetangga