14:48 - Sabtu, 25 November 2017
Senin, 8 Februari 2016 | 22:42

Farhan Diduga Kram Sebelum Tenggelam di Air Terjun Madakaripura

Pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan Senin (8/2/2026) dihentikan karena cuaca buruk. Pencarian Farhan akan dilanjutkan jika cuaca kembali stabil. WARTABROMO/Sundari A W

Lumbang (wartabromo) – Farhan (17), siswa SMAN 7 Surabaya, diduga mengalami kram saat berenang. Sehingga, korban tak mampu meloloskan diri dari pusaran air terjun Madakaripura Desa Negororejo Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo, Minggu (7/2/2016) sekitar pukul 5 sore.

Kapolsek Lumbang AKP Mustadji, menuturkan dugaan hal itu berdasarkan keterangan awal dari para saksi. “Dugaan sementara korban alami kram. Karena saat berusaha diselamatkan oleh pemandu wisata, korban tidak berenang seperti teman-temannya,” ujar AKP Mustadji, Senin (8/2/2016).

Penuturan Kapolsek Lumbang itu diperkuat kesaksian Arifin, salah satu pemandu wisata yang menolong teman-teman Farhan. Korban Farhan (17), siswa SMAN 7 Surabaya, bersama 8 rekan satu sekolahnya berenang dipusaran air yang tepat berada dibawah kucuran air terjun. Lokasi ini mempunyai kedalaman antara 3 hingga 7 meter dan merupakan area terlarang bagi wisatawan untuk berenang.

“Tiba-tiba mereka berteriak minta tolong. Saya dan teman pemandu lainnya langsung menolong. Saat itu, kami menyuruh mereka mendekati kami, namun korban tidak bergerak sama dan akhirnya tersedot pusaran air,” tutur Arifin.

Hingga saat ini, usaha pencarian korban yang dilakukan oleh tim sar sejak Minggu sore belum membuahkan hasil. Bahkan, pencarian dihentikan karena faktor cuaca yang ekstrim tidak mendukung upaya tersebut.

“Terpaksa kami hentikan karena hujan lebat dan tidak cuaca tidak untuk melakukan pencarian dan penyisiran. Apalagi daerah itu rawan longsor,” tutur mantan Kanit Tipikor Polres Probolinggo ini. (saw/fyd)

Komentar Anda

Komentar

Banjir Rendam Jembatan di Kedawung, Jalan Ditutup

Motor Pelajar Oleng saat Bonceng Ibunya, Tabrak Drum Lalu Tewas