00:18 - Sabtu, 18 November 2017
Jumat, 25 Maret 2016 | 07:08

Mondok Itu Keren, Pasuruan Siap Jadi Tuan Rumah Silatnas ‘Ayo Mondok’

santri ngajiPasuruan (wartabromo) – Kabupaten Pasuruan akan menjadi Tuan Rumah penyelenggaraan Silaturrahmi Nasional (Silatnas) Gerakan Nasional Ayo Mondok 2016.

Menurut Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, rencananya, Silatnas ‘Ayo Mondok’ tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 6-8 Mei 2016 di Taman Chandra Wilwatikta Pandaan yang akan dihadiri ratusan kyai dan pengasuh pondok pesantren se-Indonesia.

“Lebih dari 500 peserta yang akan hadir dalam Silatnas kali ini. Sehingga ini tentu saja menjadi kesempatan bagi Pemkab Pasuruan untuk mempromosikan seluruh potensi yang ada di Kabupaten Pasuruan, mulai dari pariwisata hingga UMKM,” kata Irsyad.

Dipilihnya Kabupaten Pasuruan sebagai Tuan Rumah Silatnas 2016, katanya, merupakan kebanggaan tersendiri, lantaran Kabupaten Pasuruan akan lebih dikenal oleh seluruh daerah se-Indonesia, mulai dari kalangan pondok pesantren hingga masyarakat di luar Kabupaten Pasuruan.

“Tentu saja kami siap menjadi tuan rumah yang baik bagi tamu kami, yakni para kiyai dan pengasuh pondok pesantren maupun para santri yang akan hadir dalam silaturrahmi nasional pada bulan mei mendatang. Kami akan mengerahkan semua kemampuan kami demi suksesnya Silatnas 2016,” tegasnya.

Ditemui terpisah, KH Luqman Harits Dimyathi, selaku koordinator nasional gerakan ayo mondok menegaskan bahwasanya Silatnas Ayo Mondok digelar dalam rangka memperkuat jati diri pesantren sebagai lembaga pendidikan yang berada di garis terdepan melawan segala bentuk radikalisme dan narkoba.

“Kita ingin menampakkan kepada pemerintah, kepada masyarakat bahwa gerakan Ayo Mondok ini harus didukung oleh semua pihak. Tentunya oleh pemerintah itu sendiri,” terangnya.

Gerakan ini didukung sepenuhnya oleh para pengasuh pondok pesantren di seluruh Indonesia. Kata KH Lukman, saat ini setiap pesantren sedang mempersiapkan diri untuk mensosialisasikan gerakan nasional AyoMondok ke semua santri dan seluruh lapisan masyarakat.

“Gerakan ini mempunyai konsekuensi, bahwa pondok pesantren wajib berbenah diri dengan optimal dari berbagai aspek agar mampu menciptakan lembaga dan lulusan berkualitas ala pesantren. Kita ingin masyarakat tahu bahwa Nyantri itu keren, pesantren itu keren, dan mondok itu keren,” akunya. (mil/yog)

Komentar Anda

Komentar

Filed in

Ini Film Kalam-kalam Langit, Nahdliyyin Diserukan Nonton

Nikmati Liburan, 500 Pendaki Naik ke Gunung Arjuna – Welirang