00:34 - Sabtu, 18 November 2017
Selasa, 29 Maret 2016 | 14:08

Satpol PP Probolinggo Digembleng Tentara

Sebanyak 12 pelatih seni beladiri Yong Moodo dari Kodim melatih puluhan anggota Satpol PP Di Alun-alun Kota Kraksaan, Selasa (29/3/2016). Latihan yang menitik beratkan pada keahlian beladiri ini, dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan fisik anggota. WARTABROMO/Sundari A.W

Kraksaan (wartabromo) – Kemampuan fisik yang prima sangat dibutuhkan dalam menjalankan pekerjaan. Menyadari hal itu, puluhan anggota Satpol PP Kabupaten Probolinggo mendapat pelatihan seni beladiri dari anggota Kodim 0820 Probolinggo, Selasa (29/3/2016).

Sebanyak 12 pelatih seni beladiri Yong Moodo dari Kodim melatih puluhan anggota Satpol PP Di Alun-alun Kota Kraksaan. Latihan yang menitik beratkan pada keahlian beladiri ini, dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan fisik anggota.

Kasatpol PP Kabupaten Probolinggo M Abduh Ramin, mengatakan sebagai garda terdepan penegak peraturan daerah (Perda), anggota Satpol PP harus mempunyai kemampuan fisik yang bagus. Sehingga mampu bereaksi dengan cepat terhadap aksi-aksi yang tak terduga.

“Juga bertujuan untuk menambah wawasan anggota agar mampu mengaplikasikan dan menegakkan peraturan daerah dengan baik,” ujar Abduh.

Abduh menjelaskan pelatihan beladiri merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki oleh anggotanya. Kemampuan beladiri berguna untuk melindungi diri sendiri dan juga dalam melindungi kepentingan masyarakat.

“SDM anggota akan terus dikatrol dan dievaluasi untuk menjaga kondisi anggota agar selalu siap dalam melaksanakan tugasnya,” terangnya.

Bambang Irawan, salah seorang pelatih Yong Moodo dari Kodim 0820 Probolinggo mengatakan, seni bela diri  merupakan seni beladiri yang wajib dikuasai prajurit TNI AD. Dia menjelaskan, Yoong Moodo sendiri berasal dari Korea Selatan dan berkembang sejak 1979.

“Seni beladiri ini menggabungkan beberapa seni bela diri lainnya seperti Judo, Taekwondo, Apkido, Sirum dan Hon Sin Sul,” tuturnya disela-sela latihan. (saw/fyd)

Komentar Anda

Komentar

Masih Baru, Dua Kelas SMP yang Ambruk Selesai Dibangun Desember 2014

Longsor di Puspo, Jalan Arah Nongkojajar Tertimbun