15:11 - Sabtu, 23 November 1129
Sabtu, 2 April 2016 | 08:40

Komentar FB ‘Bonek’ Ini yang Diduga Bikin Wawali Lapor Polisi

Screenshot akun facebook Raharto Teno Prasetyo

Pasuruan (wartabromo) – Wakil Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo telah melaporkan pemilik akun di media sosial facebook yang dianggapnya telah melakukan penghinaan terhadap dirinya, Jumat (1/4/2016) kemarin.

Berdasarkan penelusuran wartabromo, Akun pribadi Facebook milik Raharto Teno Prasetyo memang memiliki dinding yang terbuka sehingga banyak teman yang terhubung dengannya untuk berbagi tulisan maupun foto secara langsung. Salah satunya yakni akun Elica She Cpa beridentitas mahasiswa Universitas Merdeka Pasuruan.

Akun tersebut membagikan 4 foto bersama Wakil Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo saat digelarnya Seminar di Kampus Unmer dengan akun pribadi milik pria asal Malang tersebut.

Tak pelak, semua teman Facebook keduanya pun memberikan apresiasi dan komentar atas munculnya foto yang diunggah Jumat (2/4/2016) sekitar pukul 7.26 Wib tersebut.

Screenshot facebook.

Salah satu komentar yang paling membuat panas telinga yakni muncul dari akun facebook Evan Lasser Milanisty yang diduga sebagai pendukung fanatik ‘Bonek’. Akun tersebut berulang kali menuliskan nada kesal dan kata tak pantas terhadap Wakil Walikota Pasuruan lantaran berasal dari Malang (Arema).

B*d*s di foto,, arema j**c*k sing di pilih…
L*ng*r kabeh dadine wong pasuruan iki…

(komentar akun FB Evan Lasser Milanisty)

Alhasil, meski tidak ditanggapi secara langsung melalui komentar oleh akun Raharto Teno Prasetyo, aksi saling serang komentar pun terjadi termasuk saling menunjukkan foto saat mengenakan kostum pendukung club sepakbola baik Arema maupun Bonek Mania.

Namun demikian, saat dikonfirmasi tentang akun yang dilaporkannya Raharto Teno Prasetyo menolak untuk membeberkannya.

“Udahlah ayo bicara soal pembangunan Pasuruan saja,” katanya saat ditemui wartawan di Mapolres Pasuruan Kota. (yog/yog)

Komentar Anda

Komentar

Ke Orang Inilah Komplotan Pelajar Perampas Motor Menjual Hasil Kejahatan

Kontras Desak Kapolres Pasuruan Dicopot