12:51 - Sabtu, 25 November 2017
Senin, 4 April 2016 | 13:58

Takut Dewan Masuk Angin, Warga Pasuruan Timur Lurug DPRD

IMG-20160404-WA0032Bangil (wartabromo) – Puluhan orang yang mengatasnamakan Forum Rembuk Masyarakat Timur (Format) mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (4/4/2016) siang. Mereka mendesak agar para pengusul hak interpelasi terkait MAN IC yang sebelumnya santer bersuara tidak ‘masuk angin’ dan tetap menggulirkan hak interpelasinya.

“Kami menganggap MAN IC sangat diperlukan sehingga Pemda harus menyelesaikannya. Karenanya itu kami sangat mendorong upaya DPRD untuk menggunakan hak bertanya atau interpelasi kepada pemerintah. Jangan sampai masuk angin, ” kata Ridwan salah satu perwakilan forum rembuk masyarakat timur, Senin (4/4/2016).

Menurutnya, selama ini, wilayah Pasuruan Timur kerap diidentikkan dengan kawasan rawan begal dan kriminalitas sehingga keberadaan MAN IC sebagai sarana pendidikan dianggap sebagai suatu kabar gembira oleh masyarakat.

“Jika MAN IC dibangun disana, itu sangat bagus. Karenanya pembangunan MAN IC harus segera diselesaikan pada akhir tahun ini, ” tambah Ridwan.

Sejumlah perwakilan pengunjuk rasa ini ditemui langsung oleh Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan antara lain, Sobih Asrori, Rohani Siswanto, Mujibbud Da’awat, Kasiman, dan Ayub.

“Kami tetap akan berkomitmen untuk mengajukan hak interpelasi terkait MAN IC ini. Itu sudah komitmen kami,” tegas Mujibbud Da’awat, anggota Komisi IV sekaligus salah satu inisiator hak interpelasi. (yog/yog)

Komentar Anda

Komentar

Ingat! Ini Perbedaan Pendamping Desa dan Eks PNPM

Molor 4 Jam, Paripurna Usulan Hak Interpelasi Akhirnya Digelar