15:11 - Senin, 24 November 0864
Rabu, 13 April 2016 | 23:25

Sambangi Bocah Penderita Gizi Buruk, Lulis Berlinang Air Mata

Lulis saat berada di rumah Yuni (9), bocah penderita gizi buruk di Kecamatan Pasrepan. (Foto:Istimewa/wartabromo.com)

Lulis saat berada di rumah Yuni (9), bocah penderita gizi buruk di Kecamatan Pasrepan. (Foto:Istimewa/wartabromo.com)

Pasrepan (wartabromo) – Air mata Lulis Irsyad Yusuf berlinang begitu melihat langsung keadaan Yunia Al Hidayah (9), penderita gizi buruk warga RT 001 RW 003, Dusun Gudang, Desa Galih, Kecamatan Pasrepan. Lulis sengaja menyambangi putri Mokhammad Yusuf dan Misnami itu setelah mendapat informasi dari camat.

Beberapa kali Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan ini mengusap air matanya lantaran ikut prihatin melihat kondisi Yuni. Karena kekurangan gizi, tubuh bocah malang ini melengkung, tak bisa duduk apalagi berdiri.

“Saya juga seorang ibu dan memiliki anak perempuan yang usianya tidak beda jauh dengan Yuni. Saya membayangkan bagaimana kalau itu anak saya, pasti saya sangat terpukul. Tapi saya kagum karena putri tak mengeluh sama sekali,” kata Lulis seraya mencoba menenangkan dirinya, Rabu (13/4/2016).

Lulis mengaku bergegas mencari waktu untuk datang setelah mendapat informasi dari Camat Pasrepan ada warganya yang mengalami gizi buruk.

Kepada orang tua Yuli, perempuan berkacamata ini memberikan sembako dan santuan dengan harapan dapat dimanfaatkan demi perbaikan gizi Yuni.

“Semoga dapat meringankan beban. Semoga ada keajaiban kesembuhan dari Allah SWT,” harap Lulis.

Kedatangan Lulis disambut bahagia kedua orang tua Yuni.

“Matur suwon njeh bu, ngapunten mboten saget mbales nopo-nopo. Mugi ibu lan Pak Bupati diparingi seger waras, sehat lahir batin (Terima kasih banyak ya bu. Mohon maaf tidak bisa membalas apa-apa. Semoga ibu dan Pak Bupati diberikan kesehatan lahir dan batin, red),” tutur ibu Yuni. (mil/fyd)

Komentar Anda

Komentar

Filed in

Unicef dan Barca Foundation Hadiri Festival Olah Raga Inklusi Pasuruan

“Mereka Sangat Miskin Untuk Makan Aja Sulit”