11:45 - Monday, 21 August 2017
Thursday, 7 July 2016 | 16:22

Macet Sejak Taman Dayu – Purwosari Baru Terjadi Tahun Ini


Purwosari (wartabromo)- Kemacetan tidak saja membuat jenuh dan lelah, namun rasa emosi yang sporadis bisa saja timbul saat terjebak kemacetan.

Badrus (49) pemudik asal Surabaya nekad melawan arus karena tidak sabar menghadapi kemacetan yang terjadi di lajur Surabaya-Malang. Badrus yang mengendarai sepeda motor bersama istri dan tiga anaknya nekad menggunakan lajur berlawanan. Selain mengancam keselamatan dirinta sendiri juga orang lain.

IMG-20160707-WA0012“Saya terpaksa lawan arus mas, sudah panas macet lagi…saking macetnya roda dua saja susah untuk jalan,” kata Badrus saat berhenti sejenak di pertigaan Purwosari karena kelelahan.

Badrus menambahkan, kemacetan hari ke-2 lebaran kali ini lebih parah dari lebaran tahun kemarin. Quick respon dari petugas cukup membantu mengatasi kemacetan. Namun untuk kali ini, kemacetan cukup panjang dari simpang 4 Taman Dayu Pandaan menyambung sampai simpang 3 Purwosari.

“Tahun kemarin gak separah ini, bayangkan saja dari Pandaan sampai Purwosari begini terus (macet),” keluh Badrus.

Pola-pola petugas untuk mengurai kemacetan tidak cukup dengan menutup penggal jalan yang berpotensi menyebabkan kemacetan menyusul lambannya penutupan penggal jalan yang tidak dilakukan oleh petugas sejak pagi hari. (git/yog)

Komentar Anda

Komentar

Ini Rekayasa Arus Akibat Macet Arah Surabaya – Malang

H + 1, Jalur Probolinggo – Lumajang Macet