Puskesmas Winongan Sediakan Ambulance dan Perawat Khusus untuk Farah

0
60
Farah usai menjalani CT scan. WARTABROMO/Relawan Share If You Can

Winongan (wartabromo) – Farah (4), gadis asal Dusun Bajang RT 02/RW 01 Desa Sidepan Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan menderita penyakit yang membuat kondisinya sangat memprihatinkan. Mata kirinya membengkak hingga bola matanya tertutup benjolan besar.

Farah saat menjalani pemeriksaan di RSSA Malang/WARTABROMO/Relawan Share If You Can
Farah saat menjalani pemeriksaan di RSSA Malang/WARTABROMO/Relawan Share If You Can

Sampai hari ini, Farah sudah bolak-balik menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang dan belum mendapat kepastian kapan akan dioperasi.

Senin (15/8) Farah menjalani CT scan dan Jumat (19/8/2016) nanti akan kembali ke RSSA Malang untuk diperiksa kembali. Saat ini Farah berada di rumahnya dan keadaannya stabil.

“Menunggu diagnosa dokter lagi untuk memastikan penyakitnya,” kata  Yushi Nariswari, relawan dari Share If You Can, Selasa (16/8/2016).

Yushi bersama beberapa temannya selama ini mendampingi Farah saat menjalani pemeriksaan di RSSA. Ia juga rajin membagikan foto-foto Farah di media sosial agar mendapat perhatian dari khalayak.

Yushi mengatakan, selama ini pihak Puskesmas Winongan sudah memberikan perhatian serius untuk kesembuahn Farah. Ambulance puskesmas juga selalu stand by untuk mengantarkan Farah ke Malang. Ada juga perawat khusus yang menangani Farah.

“Perawatan sehari-hari juga dari puskesmas,” jelasnya.

Farah merupakan piatu. Ibunya meninggal setahun lalu. Kondisnya saat ini sangat memprihatikan sebab ayahnya tidak bisa bekerja karena harus berada di sisi putrinya. Farah tinggal bersama ayah dan neneknya.

“Ayahnya jualan nasi goreng tapi sejak kondisi Farah begini tidak jualan. Neneknya seorang buruh tani. Setiap hari ia hanya makan nasi dan tahu,” ujarnya.

Derita yang dialami Farah bermula dari luka lebam di mata akibat jatuh saat bermain. Luka tersebut kemudian membengkak dan sekarang terus membesar. (fyd/fyd)