Kades Gunung Gangsir: ‘Sultan’ Dodi Tim Sukses Saya Saat Pilkades

0
70
Rumah Dodi Wahyudi di Dusun Pajejeran, Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Pasuruan, sepi setelah kasus Dimas Kanjeng mencuat.

Beji (wartabromo) – Salah satu orang kepercayaan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Dodi Wahyudi, warga Dusun Pajejeran Desa Gunung Gangsir Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan belum diketahui keberadaannya hingga saat ini. Pria yang juga dikenal sebagai salah satu ‘sultan’ ini diduga membawa uang Rp1 triliun milik pengikut Dimas Kanjeng.

Sosok Dodi tak banyak diketahui. Beberapa kali wartabromo.com datang ke rumahnya, namun rumah megah tiga lantai tersebut selalu kosong dan tertutup rapat.

Keterangan terkait ayah satu anak ini hanya didapat sepotong-sepotong dari tetangga dan perangkat desa. Misalnya Dodi si dermawan, orang baik dan terpandang dan lain-lain.

Kades Gunung Gangsir, Dewi Noer Alifah, mengatakan dia mengenal Dodi sebagai orang yang low profile. Dodi juga pernah terlibat dalam tim pemenangan Dewi dalam Pilkades Desember silam.

“Saya kenal seminggu sebelum Pilkades. Pak Dodi datang ke rumah dan siap membantu sebagai tim sukses. Dia juga ikut dalam rapat-rapat tim,” kata Dewi, Sabtu (8/10/2016).

Meski pernah menjadi tim sukses, Dewi menyebut hubungannya dengan Dodi tak begitu akrab. Mereka hanya sering berkomunikasi lewat SMS.

“Pak Dodi ini orang terpandang di desa. Dia suka bantu-bantu saat kegiatan kepemudaan. Pokoknya yang dikenal warga dia itu baik dan dermawan,” jelasnya.

Dodi Wahyudi (33) merupakan pria asli Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Ia menikah dengan perempuan Gunung Gangsir 4 tahun silam. Dua tahun terakhir Dodi pernah bekerja sebagai karyawan pabrik di Beji ini menjadi kaya raya. Ia membangun rumah megah tiga lantai dan sering memberi uang para tetangga. Meski demikian, para tetangga tak tahu pasti pekerjaan Dodi.

Belakangan diduga Dodi merupakan salah satu orang keperyaan Dimas Kanjeng yang bertukar sebagai koodinator penguympul mahar dari para pengikut. Dodi yang disebut sebagai salah satu ‘sultan’ dalam ‘kerajaan’ Dimas Kanjeng ini diduga membawa uang pengikut hingga Rp1 triliun. Keberaannya sampai sekrang misterius. (fyd/fyd)