Kisah ‘Robin Hood’ Orang Dekat Dimas Kanjeng, Bantu Masjid hingga TPQ

0
38
Rumah Dodi Wahyudi di Dusun Pajejeran, Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Pasuruan, sepi setelah kasus Dimas Kanjeng mencuat.

Beji (wartabromo) – Keberadaan Dodi Wahyudi (33), salah satu orang kepercayaan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, belum diketahui. Namun kisah-kisahnya yang bak Robin Hood yang baik hati terus diutarakan warga.

Dodi Wahyudi, warga Dusun Pajejeran Desa Gunung Gangsir Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan, dikenal sebagai salah satu ‘sultan’ atau orang dekat Dimas Kanjeng ini diduga membawa uang Rp1 triliun milik pengikut padepokan. Kebenaran soal kabar uang dalam jumlah fantastis ini juga belum terkonfirmasi.

Sosok Dodi diceritakan sebagai pria yang baik, dermawan dan terpandang. Bukan hanya itu, a satu putra ini juga selalu terlibat dalam kegiatan kepemudaan. Ia juga suka membantu kegiatan keagamaan.

“Pak Dodi sering bantu masjid, baik berupa uang maupun material,” kata Kades Gunung Gangsir, Dewi Noer Alifah, beberapa hari lalu.

Dewi yang mengenal Dodi sejak pria asal Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo tersebut terlibat aktif di tim suksesnya dalam Pilkades Desembe 2015 silam, mengatakan Dodi juga sering bantu Taman Pendidikan Al-Quran.

“Sering juga bantu TPQ, ya metarial ya uang,” jelas Dewi.

Dodi Wahyudi (33) merupakan pria asli Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Ia menikah dengan perempuan Gunung Gangsir 4 tahun silam.

Dua tahun terakhir Dodi pernah bekerja sebagai karyawan pabrik di Beji ini menjadi kaya raya. Ia membangun rumah megah tiga lantai dan sering memberi uang para tetangga. Meski demikian, para tetangga tak tahu pasti pekerjaan Dodi.

Belakangan diduga Dodi merupakan salah satu orang keperyaan Dimas Kanjeng yang bertukar sebagai koodinator penguympul mahar dari para pengikut. Dodi yang disebut sebagai salah satu ‘sultan’ dalam ‘kerajaan’ Dimas Kanjeng ini diduga membawa uang pengikut hingga Rp1 triliun. Keberaannya sampai sekrang misterius. (fyd/fyd)