Punya Julukan Penggemar, Politisi Pasuruan Mulai Kayak Artis

0
34

Pasuruan (wartabromo) – Mudahnya berkomunikasi secara langsung dua arah dengan masyarakat melalui media sosial seperti Facebook membuat perubahan mencolok bagi iklim politik dan gaya para politisi khususnya di Kabupaten Pasuruan.

Interaksi langsung dalam menjawab setiap keluhan, kritik dan masukan dari para kader, simpatisan dan ‘penggemar’ nampak kerap dilakukan oleh mereka melalui akun media sosial resminya di dunia maya yang dulu tak bisa mereka lakukan.

Menariknya, berdasarkan pantauan wartabromo, sejumlah Ketua Partai politik di Kabupaten Pasuruan justru mulai menampilkan diri layaknya artis untuk bisa mendekatkan dirinya dengan masyarakat dan konstituennya melalui jejaring sosial.

images (9)Akronim bagi penggemar yang dulu digunakan oleh Artis yang nongol di TV atau saat kampanye Pilkada, kini mulai dipakai oleh Politisi dan Ketua Parpol untuk menjalin keakraban dan membangun kebanggaan.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pasuruan, Rias Evi atau yang akrab dipanggil Evi Zainal Abidin misalnya, membentuk fans base atau julukan bagi para kader dan penggemarnya dengan sebutan Sahabat Eza (Evi Zaenal, red).

Akun resmi milik politisi yang kini duduk di Senayan tersebut terbilang sangat interaktif dan kerap membalas komentar terutama orang – orang yang dijulukinya sahabat Eza dengan senantiasanya memberi tanda pagar (hastag).

Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan itu pun kerap menulis status dan berbagai informasi kegiatannya di Senayan yang langsung direspon oleh para netizen.

Hampir mirip dengan Evi Zainal, Ketua DPC PDI-P Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi pun ikut – ikutan dengan menjuluki kader dan konstituennya dengan sebutan Sobat AW (Andri Wahyudi).

Politisi yang kini duduk sebagai Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan itu pun tak tanggung – tanggung untuk mencitrakan julukan barunya AW di dunia maya dengan aktif berinteraksi dengan netizen. Akun Andri Wahyudi AW tampak aktif berkomentar atau memberikan like pada status maupun diskusi di grup – grup Facebook.

Meski konstalasi Pilkada Kabupaten Pasuruan masih lama, namun pantauan wartabromo, gaung pencitraan dan pendekatan interaktif melalui dunia maya menjadi sarana efektif untuk menyapa masyarakat secara langsung, membangun opini serta mendengar keluhan dan masukkan dari masyarakat melalui ruang – ruang maya yang selama ini tak pernah dilakukan. (yog/yog)