Bupati Irsyad: Pemuda Harus Jadi Pelopor Perubahan

0
36

Bangil (wartabromo) – Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf memimpin Upacara Bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-88 tahun 2016. Upacara ini digelar di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Raci Bangil, Jumat (28/10/2016). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irsyad menyampaikan sejumlah pesan untuk pemuda.

“Pada rentang tahun 2020 hingga 2035 Indonesia akan menikmati suatu era yang langka yang disebut dengan bonus demografi, dimana jumlah usia produktif Indonesia diproyeksikan berada pada grafik tertinggi dalam sejarah bangsa ini, yaitu mencapai 64% dari total penduduk Indonesia. Bonus demografi tersebut menjadikan peluang yang sangat strategis bagi sebuah negara untuk dapat melakukan percepatan pembangunan ekokomi dengan ketersediaan sumberdaya manusia yang produktif,” kata Irsyad.

Rasio pemuda usia produktif tersebut, katanya, sudah lebih cukup bagi Indonesia untuk melesat menjadi negara yang maju dengan syarat pemuda tersebut memiliki kapasitas, daya saing, unggul dan mempunyai visi yang besar dalam menghadapi kompetisi global.

“Mari kita buktikan dalam sejarah Indonesia, untuk kesekian kalinya pemuda Indonesia menjadi motor utama penentu perubahan Indonesia, bonus demografi menjadi kesempatan kita untuk memastikan percepatan pembangunan Indonesia menjadi negara maju sejajar dengan negara-negara besar lainnya, ” ajaknya.

Irsyad juga menyitir pidato Bung Karno yaitu “Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Sumeru dari akarnya, Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia.

“Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum historis yang teramat penting dan menjadi bagian tak terpisahkan dari mata rantai perjuangan bangsa. Bagi para pemuda Indonesia, Sumpah Pemuda merupakan manifestasi dari kepeloporan dan kepeduliannya untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang mandiri dan sejajar dengan bangsa bangsa lain di dunia,” tandasnya.

“Sedangkan bagi kita semua, dengan segala kemajemukan yang kita miliki, Sumpah Pemuda merupakan momentum sejarah yang berhasil menyatukan tekad dan semangat seluruh komponen bangsa untuk melakukan perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme, yang pada akhirnya berhasil mewujudkan suatu Negara Indonesia yang berdaulat adil dan makmur,” katanya.

Upacara tersebut dihadiri juga oleh Wakil Bupati, Riang Kulup Prayudha, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad beserta pengurus, jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Pasuruan, serta sejumlah perwakilan organisasi kepemudaan dan pelajar di sekitar Kecamatan Bangil. (mil/fyd)