11:46 - Monday, 21 August 2017
Friday, 23 December 2016 | 11:31

Bupati Irsyad Raih Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara


Pasuruan (wartabromo.com) – Jelang penghujung tahun 2016, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf kembali menerima penghargaan, yakni Adhikarya Pangan Nusantara, sebuah penghargaan yang diberikan untuk kepala daerah yang sukses membina dan mempertahankan ketahanan pangan di daerahnya.

IMG_20161223_112801Penghargaan tersebut diberikan oleh Pemerintah Propinsi Jawa Timur kepada Bupati Pasuruan yang diwakili Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri, dalam acara Peringatan Hari Pangan Sedunia tingkat Propinsi Jawa Timur, di Badan Ketahanan Pangan Jatim, Selasa (20/12/2016). Bupati Irsyad menjadi satu-satunya kepala daerah di Jawa Timur yang meraih penghargaan Pembina Ketahanan Pangan Terbaik kategori Bupati/Walikota.

“Alhamdulillah, program dan kebijakan kami untuk menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Pasuruan secara optimal diapresiasi oleh pemerintah. Saya piker ini sudah akhir tahun, ternyata masih ada penghargaan yang kami terima. Untuk itu saya ucapkan banyak terima kasih untuk semua pihak yang telah bekerja sama menjaga kedaulatan pangan di Kabupaten Pasuruan ini,” kata Irsyad, Jumat (23/21/12).

Menurut Irsyad, banyak program di Kabupaten Pasuruan yang tujuan utamanya adalah menciptakan ketahanan pangan mulai dari tingkat kecamatan hingga rumah tangga. Program-program tersebut diantaranya pemanfaatan pekarangan untuk pengembangan pangan (Kawasan Rumah Pangan Lestari atau KRPL), Pengolahan hasil pasca panen, peningkatan mutu dan keamanan pangan hingga promosi produk unggulan pertanian dalam bentuk segar dan olahan secara besar-besaran.

“Saya menggandeng PKK sampai dengan kelompok masyarakat yang bergerak di bidang ketahanan pangan. Lomba-lomba saya laksanakan untuk memacu semangat menciptakan ketahanan pangan di masing-masing wilayah se-Kabupaten Pasuruan. Anggaran juga sudah saya siapkan untuk mendukung lancarnya kegiatan-kegiatan tersebut,” terangnya.

Irsyad sendiri tak menyangka apabila Pemprov Jatim mengapresiasi langkah untuk memajukan dunia pangan di Kabupaten Pasuruan, khususnya melihat banyaknya prestasi yang diraih oleh KRPL desa hingga juara lomba stan dan produk unggulan, baik di tingkat propinsi maupun nasional.

“Saya selalu mendukung setiap PKK, kelompok petani untuk berkompetisi di tingkat propinsi maupun nasional. Semuanya kami mulai di tingkat kabupaten, dengan banyak lomba-lomba hampir tiap tiga bulan sekali,” jelasnya.

Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri menambahkan, diterimanya penghargaan oleh Bupati Irsyad tak lepas dari peran dan dukungan sebagai seorang kepala daerah yang memiliki arah dan visi yang jelas di bidang ketahanan pangan.

“Jadi persyaratan yang dipenuhi untuk menjadi Pembina terbaik ketahanan pangan di daerah adalah memiliki visi dan misi yang jelas ke arah ketahanan pangan, kemudian kepemimpinan yang sudah berjalan tiga tahun dan juga dukungan anggaran dalam mensukseskan kegiatan ketahanan pangan.

“Banyak sekali prestasi yang telah kami raih berkat dukungan dan peran Bupati, baik di tingkat propinsi maupun nasional. Dari situlah Pak Bupati mendapat apresiasi dari pemprov jatim,” singkatnya.

Prestasi yang diraih diantaranya Juara II stand terbaik tingkat nasional kategori pemerintah daerah yang dilaksanakan di Boyolali, Jawa Tengah, 28-30 Oktober 2016, Juara II Kategori penghargaan penyajian menu dan penampilan dalam Lomba Cipta Menu B2SA berbasis sumber daya local, Juara II lomba Panganku B2SA tingkat Jawa Timur, di Malang, 26-28 November 2016, Juara I stan terbaik dalam peringatan HPS ke 36 tahun 2016 di Malang, Juara II stan kuliner terbaik, serta para juara lomba KRPL Tingkat Jatim, diantaranya Juara II kategori ternak yang diraih Desa Cengkrong, Kecamatan Pasrepan, Juara II kategori perikanan oleh Desa Mendalan, Kecamatan Winongan, Juara Harapan I kategori kebun bibit desa yang diraih oleh Desa Karangsentul, Gondangwetan, serta Juara Harapan III kategori tanaman yang diraih oleh Desa Wonosari, Gondangwetan. (mil/**)

Komentar Anda

Komentar

Usai Isbath Nikah, 223 Pengantin Diajak Tasyakuran di Pendopo

1093 Pejabat Eselon Pemkab Pasuruan Dimutasi