18:53 - Minggu, 19 Pebruari 2017
Rabu, 4 Januari 2017 | 19:22

Dianggap Persulit Pasien Miskin, Anggota DPRD Pasuruan Ngamuk di RSUD Bangil


Bangil (wartabromo.com) – Seorang anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Kasiman (40) mengamuk di depan sejumlah Dokter dan perawat RSUD Bangil, Rabu (4/1/2016) siang. Hal ini dipicu lantaran pihak RSUD dianggap mempersulit pasien tak mampu untuk berobat di Rumah Sakit Umum milik pemerintah tersebut.

Pantauan wartabromo.com, anggota Komisi IV DPRD tersebut datang bersama Nuraini (45), Pasien yang mengaku di persulit oleh pihak RSUD Bangil lantaran berulang kali mengajukan permohonan untuk operasi penyakit gondok dengan menggunakan SKM (Surat Keterangan Miskin).

“Kita datang kemari untuk meminta kejelasan agar saudara Nuraini ini segera dioperasi,” kata kasiman.

Dengan nada tinggi Kasiman mengatakan bahwa Pemerintah selama ini sudah memberikan anggaran untuk pengobatan rakyat miskin sebesar Rp. 14 Miliar. Bahkan pada tahun 2017 pihaknya telah turut mengesahkan anggaran sebesar 20 miliar untuk warga Miskin.

kantor manajemen rsud bangil

“Dari pemerintah sudah ada anggaran untuk rakyat kecil. Tapi kenyataannya masih ada pihak rumah sakit yang seperti ini. Kemana anggaran itu,” katanya.

Emosi politisi Gerindra tersebut bermula saat Nuraini warga Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, yang ingin berobat ke RSUD Bangil dengan membawa SKM (Surat Keterangan Miskin) dan telah direkomendasikam oleh pihak Pemerintah Desa serta Muspika setempat justru dipersulit.

Bahkan, kabarnya, Nuraini tetap akan dikenakan biaya untuk mempercepat perawatan dan pengobatan. Jika tidak, Nuraini disuruh untuk operasi di rumah sakit swasta.

“Padahal dengan program Gakin pasien yang tidak mampu harus digratiskan serta mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum lainnya, ” jelas Kasiman.

Sementara itu, pihak Humas RSUD Bangil mengaku dan berjanji akan menindak tegas dan memberikan sanksi kepada dokter yang menangani pasien kurang mampu dengan tidak sepatutnya seperti Nuraini.

“Kami akan menindak dan memberikan sanksi tegas kepada para dokter yang menangani pasien tidak mampu seperti ini, hingga nantinya pelayanan dirumah sakit ini bisa lebih baik lagi” kata Humas RSUD Bangil Doktor Gozali.

Ia menambahkan, RSUD Bangil sendiri saat ini, sedang dalam proses penilaian dari tipe B menjadi tipe A atau bintang lima. Sehingga kejadian seperti ini seharusnya tidak ada. (ros/yog)

Komentar Anda

Komentar

Filed in
Kembar siam

Bayi Kembar Siam Brojol Lahir di Probolinggo

IMG_20170109_114330

Gagal Fungsi Multiorgan, Satu Bayi Kembar Siam Meninggal Dunia