22:57 - Jumat, 24 Maret 2017
Kamis, 5 Januari 2017 | 17:42

Duyung yang Terdampar di Grati Dikubur di Tepi Pantai


Grati (wartabromo.com) Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur memastikan Duyung sepanjang 2 meter yang ditemukan nelayan, mati karena terdampar dan tidak mampu kembali ke lautan lepas. Untuk menyebabkan penyebab kematian mamalia laut tersebut, BKSDA harus membedah tubuhnya.

“Kami pastikan mati karena terdampar, bukan karena benda luar (alat nelayan atau racun). Saat kami datang, satwa ini sudah dikubur warga karena sudah busuk. Namun kami bongkar lagi untuk diteliti,” kata Kepala BKSDA Jatim, Ayu Dewi Utari, Kamis (5/1/2017).

DuyungSetelah dipastikan penyebab kematian, satwa herbivora yang termasuk keluarga lembu laut (Sirenia) tersebut kemudian dikubur lagi di lokasi dekat pantai.

“Usianya sekitar setahun. Itu kemungkinan mati sudah 5 hari lalu. Tubuhnya sudah gampang mengelupas,” jelasnya.

Mantan Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ini mengungkapkan Duyung sangat bergantung kepada rumput laut sebagai sumber makanan, sehingga penyebaran hewan ini terbatas pada kawasan pantai tempat ia dilahirkan.

Duyung tersebut ditemukan warga mati di pantai, Rabu (4/1) siang saat pantai surut. Nelayan kemudian menggeser tubuhnya ke daratan. (fyd/fyd)

Komentar Anda

Komentar

Filed in
IMG-20170104-WA0063

Duyung Ditemukan Mati di Grati, BKSDA Terjun ke Lokasi

IMG-20161231-WA0014

Ada Kawanan Hiu Paus, Pengunjung Pantai Bentar Probolinggo Meningkat