22:07 - Kamis, 19 Juli 2018
Kamis, 2 Februari 2017 | 12:49

Kapal Nelayan Kraksaan Tenggelam di Situbondo

Besuki (wartabromo.com) – Sebuah kapal motor (KM) Anugerah milik Rudi Bahran, warga Dusun Karang Pandan, Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, tenggelam di perairan Besuki Situbondo. Diduga dua anak buah kapal (ABK) hilang, sementara kapal motor tersebut tenggelam.

Menurut H. Fatoni, peristiwa tenggelamnya kapal tersebut diperkirakan terjadi pada Rabu (2/2/2017) sekitar pukul 24.00. Saat itu, para ABK yang berjumlah sekitar 15 tersebut sedang menebar jaring untuk menangkap ikan. Namun, tiba-tiba angin kencang bertiup yang disertai ombak tinggi.

Akibatnya, kapal tersebut kehilangan keseimbangan dan oleng.
Melihat kondisi kapal yang akan tenggelam, para ABK melompat ke laut dan menyelamatkan diri. Para ABK ini terombang ambing di perairan dengan menggunakan jerigen yang ada di kapal tersebut.

IMG-20170202-WA0047

Beruntung, para ABK ini berhasil diselamatkan dan ditolong KM Mampu 3 sebanyak 13 orang ABK.

“Untung di sekitar perairan tersebut ada kapal nelayan lokal yang tengah melaut. Dua ABK masih dicari, sementara tiga belas lainnya selamat termasuk pemilik kapal,” ujar H. Fatoni.

KM Anugerah yang bermesin diesel 2 unit dengan daya 240 PK ini, berangkat melaut dari pelabuhan Kalibuntu sekitar pukul 15.00 sore. Kapal ini biasa mencari ikan di perairan Selat Madura untuk dijual di Pelabuhan Paiton. Kapal seharga Rp. 250 juta ini, diperkirakan sudah berusia diatas 10 tahun.

“Mungkin faktor usia juga mempengaruhinya. Saat ini keluarga korban berangkat ke Pelabuhan Kettah Besuki untuk menjemput korban yang selamat,” katanya lebih lanjut. (saw/saw)

Filed in

Banjir Jadi Bencana Langganan, Ini Kesulitan Pemda Mengatasinya

Satu Nelayan Korban Kapal Tenggelam Belum Ditemukan