12:00 - Rabu, 18 Juli 2018
Minggu, 5 Februari 2017 | 13:16

Hari Keempat Pencarian Nelayan Kraksaan Hilang Masih Nihil

Besuki (wartabromo.com) – Proses pencarian Muhammad Efendi (30), ABK kapal motor (KM) Anugerah yang hilang diperairan Besuki Situbondo, belum membuahkan hasil. Diduga, korban sudah terbawa arus Selat Madura ke area lain.

“Belum ketemu meski sudah tiga hari kami bersama tim sar mencarinya. Hari ini pencarian masih dilanjutkan, dengan area lebih luas,” tutur ketua paguyuban nelayan Desa Kalibuntu H. Fatoni.

Ia menduga korban Muhamad Efendi, asal Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, hilang saat kapal yang dinaikinya tenggelam pada Rabu (1/2/2017) sekitar pukul 21.00 itu telah terbawa arus Selat Madura. Mengingat pada saat kejadian cuaca sangat ekstrim, begitu juga pada saat proses pencarian.

Oleh karena itu, selain terus melakukan pencarian, pihaknya menurut Fatoni, juga telah berkoordinasi dengan nelayan Madura.

IMG-20170202-WA0047

 

“Kami sudah menghubungi paguyuban nelayan, seperti Pamekasan, Sumenep, Sampang, Pasuruan dan Situbondo. Mungkin saja di wilayah itu ada nelayan atau warga yang menemukan,” katanya.

Menurut Kasat Polair Polres Situbondo AKP Lukman Hadi, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Jember, Pusdalops BPBD Situbondo, Polairud Polres Situbondo dan sukarelawan, serta keluarga korban sudah bekerja maksimal. Selain menggunakan perahu karet, tim SAR juga menggunakan kapal untuk mencari korban di sepanjang pesisir Besuki hingga Situbondo.

Ia mengatakan kendala utama dalam pencarian adalah faktor cuaca yang tidak bagus saat proses pencarian. “Jika dalam lima hari ke depan belum di temukan, maka proses pencarian akan dihentikan,” katanya.

Sebagaimana diwartakan, pada Rabu lalu kapal motor (KM) Anugerah milik Rudi Bahran, warga Dusun Karang Pandan, Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, tenggelam di perairan Besuki Situbondo. Kapal bermesin 2 unit mesin diesel dengan daya 240 PK ini, membawa 15 nelayan termasuk pemilik kapal. Setelah tenggelam, 14 ABK berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat, sementara 1 lainnya hilang. (saw/saw)

Begini Kronologis Tewasnya Ibu dan Anak Penumpang Becak di Pasuruan

Mulai Dibuka, Jalur Wisata Bromo Rawan Longsor