Begini Asyiknya Main Paramotor Di Pantai Duta

0
72

Paiton (wartabromo.com) – Panjang pantai Duta di Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, yang mencapai 500 meter lebih, menjadi daya tarik tersendiri bagi penggiat Paramotor. Salah satunya yang dilakukan oleh Agung Priyo Djatmiko, penggiat Paramotor asal Kota Probolinggo.

Agung Priyo Djatmiko (48), warga Perum Asabri, Kecamatan Kanigaran kota Probolinggo, mengaku sangat tertantang untuk bisa terbang di pantai Duta.

“Sebenarnya dimanapun bisa, asalkan ada hembusan angin yang stabil. Di Pantai Duta ini, sangat memadai. Terutama dari faktor angin dan ada lokasi untuk landasan pacu,” katanya.

Ia mengaku sangat tertarik untuk bisa terbang di Pantai Duta. Tujuannya, untuk menikmati keindahan pantai itu sendiri. Namun dari sudut pandang yang berbeda, yakni dari udara. Awal mencoba, Agung mengalami sedikit kesulitan. Sebab angin yang diperlukan untuk lepas landas, kurang kuat untuk mengembangkan parasutnya. Sehingga ia harus bekerja keras mencoba. Bahkan, karena terus gagal mencoba, mesin paramotornya sempat mengalami gangguan.

IMG-20170225-WA0043

Akhirnya Agung berhasil lepas landas, setelah mencoba beberapa kali. “Dari atas, pemandangan pantai Duta dengan lanscape cemara laut dan mangrovenya memberi keindahan yang luar biasa,” tuturnya lebih lanjut.

Paramotor biasanya dilakukan di dataran tinggi ini, membuat pengunjung kagum. Karena memberi warna lain, ketika melihat Agung melayang selama beberapa menit di udara Pantai Duta.

“Wah kayaknya asik juga sepertinya kalau bisa terbang dan melihat pantai ini dari atas,” sebut salah satu pengunjung, Siti Soleha.

Sementara itu, animo masyarakat untuk datang ke pantai duta semakin banyak saja. Berdasarkan keterangan dari pengelola Pantai Duta Abdul Aziz, lonjakan pengunjung biasanya terjadi pada akhir pekan seperti saat ini.

“Akhir pekan kunjungan naik hingga sekitar dua ribu pengunjung, biasanya sekitar seribu lebih pengunjung. Dengan adanya paralayang ini, jika terus rutin dilakukan, bisa jadi makin mendongkrak kunjungan,” kata Aziz. (saw/saw)