15:57 - Tuesday, 25 July 2017
Thursday, 23 March 2017 | 17:00

Polwan Blusukan ke Taman Kanak-kanak Tepis Isu Penculikan Anak


Kraksaan (wartabromo.com) – Dalam beberapa pekan terakhir kabar penculikan anak, santer beredar di wilayah Pulau Jawa, termasuk Probolinggo. Masyarakat resah, utamanya kalangan orang tua yang memiliki anak keci, meski sejauh ini belum ada satupun korban penculikan.

Parahnya, isu tersebut berimbas terhadap pendidikan. Banyak warga terpaksa memilih melarang anak-anaknya tidak keluar rumah. Selain itu, untuk ke sekolah pun terpaksa harus diantar dan dijemput. Apabila orang tua tidak bisa mengantar karena berhalangan, anaknya terpaksa tidak masuk sekolah.

Upaya yang dilakukan oleh Polres Probolinggo adalah mengedukasi warga dan orang tua, bahwa kasus penculikan itu tidak benar. Salah satunya dengan menugaskan Polwan mengunjungi Taman Kanak-kanak (TKK) di sejumlah lokasi.

 

IMG-20170323-WA0107

“Untuk memberikan bimbingan dan wawasan kepada siswa dan wali murid yang hadir bahwa kabar tersebut tidak benar. Selain itu, dijelaskan juga bahwa polisi selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk melindungi, mengayomi dan melayani,” tutur Bripda Mike Rofaida, polwan yang bertugas di Satlantas, Kamis (23/3/2017).

Adi, salah satu siswa mengatakan, awalnya dirinya merasa takut untuk ke sekolah setelah mendengar adanya berita penculikan itu. Setelah mendengar penjelasan dari polwan cantik, siswa pun terlihat senang dan bercanda bersama sembari menerima snack dari petugas. “Terima kasih ibu polwan, kami tidak perlu takut untuk bersekolah,” ucapnya sembari memberikan bunga.

Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin, mengungkapkan bahwa isu penculikan anak adalah berita Hoax. Kabar ini, sengaja dikembangkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, untuk membuat masyarakat resah. “Kami udah memerintahkan anggotanya untuk melakukan himbauan  dan edukasi ke sekolah-sekolah.  Dan meminta masyarakat supaya tidak percaya dengan isu penculikan anak yang tidak jelas sumbernya tersebut,” katanya.

Mantan Kasubdit III Ditnarkoba Polda Metro Jaya ini, menghimbau kepada para wali murid untuk selalu waspada dan menjaga anaknya. “Kami himbau masyarakat tetap tenang dan melakukan aktivitas seperti biasa. Tapi tentu tetap diharapkan waspada dari pelaku-pelaku kejahatan kriminalitas,” pungkasya. (saw/saw)

Komentar Anda

Komentar

Hakim Tolak Eksepsi Dimas Kanjeng

Bupati Probolinggo Dinobatkan Sebagai Bupati Peduli Olahraga