03:01 - Senin, 20 November 2017
Kamis, 18 Mei 2017 | 18:35

Hadapi Arus Mudik, PU Bina Marga Kebut Perbaikan Jalan Alternatif

Bangil (wartabromo) – Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan kebut perbaikan jalan di sejumlah titik yang nanti bakal digunakan sebagai jalur alternatif mengurai kemacetan pada arus mudik lebaran nanti.

Kepala PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hari Aprianto, menyebutkan jika persiapan sejumlah jalur pengurai kemacetan di jalur utama itu, telah dilakukan sejak tahun 2016 lalu dan sesuai jadwal perbaikan jalan harus selesai pada awal bulan Juni nanti,

“Jalur itu sekarang sudah dikerjakan, dan targetnya harus selesai pada pertengahan puasa atau awal Juni nanti,” Kata Hari, Kamis (18/5/2017).

Dijelaskan kemudian, bahwa jalan penghubung antara Pandaan – Gunung Gangsir Kecamatan Beji, sebagian sudah dikerjakan pada tahun 2016 lalu, dan sekarang perbaikan mulai dilakukan di jalan wilayah Desa Randupitu Kecamatan Gempol ke arah Pasar Pandaan.

WhatsApp Image 2017-05-18 at 4.33.32 PM

Sementara pada jalur alternatif lainnya yang menghubungkan jalan nasional di wilayah Kecamatan Bangil dengan jalan nasional di raya Sukorejo, dikatakan juga sudah mulai dikerjakan.

Selain dilakukan perbaikan, sisi jalan sepanjang jalur tersebut akan diperlebar masing-masing 1 meter sehingga lebar jalan menjadi 7 meter.

Hari Aprianto, mengungkapkan bahwa pelebaran jalan antara Bangil – Sukorejo tersebut sebelumnya merupakan usulan dari Kementerian PU Pera sewaktu berkunjung ke Kabupaten Pasuruan beberapa waktu lalu.

“Saat itu, intinya mereka meminta jalur yang menghubungkan antara ruas jalan negara yang di Bangil ke jalan negara yang di Sukorejo diperluas,” tambah Hari.

Dengan anggaran Rp 40 M diharapkan bisa juga memacu pertumbuhan ekonomi, karena jalan raya merupakan salah satu infrastruktur pendukung utama untuk terciptanya peningkatan ekonomi rakyat. (har/ono)

Komentar Anda

Komentar

Apresiasi Usulan Lembaga Advokasi Kades, Komisi A DPRD Jatim Siapkan Dana PAK

Anggaran Pilkada Pasuruan Masih Tercukupi Rp 11 M Dari Kebutuhan Rp 53 M