07:24 - Senin, 20 November 2017
Rabu, 7 Juni 2017 | 16:56

Kabupaten Muna Belajar Bawang Merah Ke Probolinggo

Kraksaan (wartabromo.com) – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam melakukan pengembangan tanaman bawang merah menjadi perhatian khusus dari daerah lain hingga menjadi jujugan untuk studi banding.

Seperti yang terlihat pada rombongan anggota DPRD Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, datang ke Probolinggo untuk studi mempelajari lebih jauh tentang budi daya bawang merah, Rabu (7/6/2017),

Rombongan berjumlah 6 (enam) orang itu dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Muna, Mukmin Naini. Mereka diterima oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto di ruang pertemuan Jabung 1 Kantor Bupati Probolinggo.

“Bawang merah merupakan salah satu kebutuhan lokal yang sangat besar. Kami ingin mengetahui kebijakan yang dilakukan oleh Pemkab Probolinggo dalam pengembangan tanaman bawang merah. Idenya kami akan membuat demplot lokasi tanaman bawang merah di daerah kami,” ungkap Mukmin Naini.

1

Kepada tamu dari Kabupaten Muna ini, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari, mengatakan bahwa Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu sentra penghasil bawang merah di Pulau Jawa selain Nganjuk dan Brebes. Hanya saja bawang merah yang dihasilkan Kabupaten Probolinggo lebih pedas dan mengkilap.

Saat ini, luas areal tanaman bawang merah di Kabupaten Probolinggo mencapai 6.299 hektar dengan total produksi mencapai 29.102 ton dan produktivitas 8 ton per hektar. Saat ini harga jual di pasaran mencapai antara Rp 18.000 hingga 23.000 per kg.

“Harga bawang merah itu fluktuatif, jika produksi melimpah maka harga turun. Kalau harga mahal maka bawang merah banyak yang rusak. Namun, bawang Probolinggo mempunyai kelebihan tersendiri. Bawang merah sudah ada sejak dahulu karena didukung oleh kencangnya angin Gending. Situasi ini mendukung hama penggerak daunnya terbawa angin dan tidak bertelur di daun,” jelasnya.

Hasyim menerangkan bahwa sentra tanaman bawang merah di Kabupaten Probolinggo berada di Kecamatan Gending, Dringu, Leces, Tegalsiwalan, Banyuanyar, Maron, Krejengan, Pajarakan, Kraksaan dan Sumberasih.

“Sekitar 74% masyarakat Kabupaten Probolinggo berprofesi sebagai petani. Alhamdulillah, hingga saat ini pengembangan tanaman bawang merah di Kabupaten Probolinggo terus meningkat,” ungkapnya. (saw/saw)

Komentar Anda

Komentar

Kuartal pertama, PAD Kabupaten Probolinggo Baru Capai 27%

Nasdem Bulat Dukung Tantri Maju Cabup Dalam Pilkada 2018