02:16 - Kamis, 29 Juni 2017
Jumat, 16 Juni 2017 | 00:52

Gus Ipul Sindir Rencana 5 Hari Sekolah


Pasuruan (wartabromo.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf, sindir rencana pemberlakuan kebijakan lima hari sekolah oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

Syaifullah Yusuf, menggambarkan keheranannya dengan menilai rencana kebijakan tersebut secara tidak langsung, tidak populer dan cenderung merugikan keberadaan Pesantren ‘tradisional’ hingga lembaga pendidikan diniyah (madrasah diniyah).

Pria yang akrab dipanggil Gus Ipul tersebut kemudian menegaskan, pesantren dan madrasah diniyah telah berperan besar membentuk karakter kuat berlandaskan nilai-nilai agama di tengah masyarakat.

PicsArt_06-15-11.55.36

Keberadaan lembaga-lembaga tersebut, dikatakan lebih lanjut, selama ini tetap yang terbaik dan tetap relevan untuk saat ini hingga masa mendatang.

“Selama ini sudah terbangun, belajar di sekolah (umum), sore harinya belajar lagi di pesantren atau madrasah diniyah,” ujar Gus Ipul dalam sambutan Khotmul Quran, di Ponpes Salafiyah, Kamis (15/6/2017).

Dengan kondisi tersebut, diperkirakan akan terjadi kerancuan yang menyebabkan kebingungan, dalam proses belajar mengajar, terutama pada pesantren dan madrasah diniyah.

Sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur, Gus Ipul menegaskan saat ini Pemprov Jatim, telah meminta untuk menunda rencana lima hari sekolah dalam sepekan tersebut agar dapat dilakukan pengkajian ulang.

“Konsepnya dikaji lagi untuk lebih mematangkan rencana delapan jam belajar sehari atau lima hari sekolah,” tegas Gus Ipul. (ono/ono)

Komentar Anda

Komentar

PicsArt_06-15-12.47.14

Hamka Haq Minta Tinjau Ulang Kebijakan 5 Hari Sekolah

gedung dewan kota probolinggo

Komisi A DPRD Kota Probolinggo, Minta ‘Full Day School’ Dihentikan