16:39 - Senin, 23 Oktober 2017
Kamis, 22 Juni 2017 | 14:49

Petolekoran, Warga Gili Serbu Kota Probolinggo

Sumberasih (wartabroo.com) – Ribuan warga pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, serentak meninggalkan pulau mereka menuju pusat Kota Probolinggo, Kamis (22/6/2017). Mereka berbelanja untuk kebutuhan hari raya Idul Fitri. Kebiasaan yang sudah turun temurun ini, dikenal dengan tradisi Petolekoran atau hari ke 27 pada bulan ramadan.

Seperti yang terjadi hari ini, dengan menggunakan puluhan kapal motor, mereka menuju pusat Kota Probolinggo. untuk berbelanja kebutuhan hari raya idul fitri 1438 Hijriyah.

Berbelanja besar-besaran warga pulau Gili Ketapang ini, berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Hampir semua penduduk pulau yang dikenal dengan hamparan pasir putih itu, menuju sejumlah area pertokoan dan swalayan di pusat kota.

“Mau belanja untuk kebutuhan lebaran, ya baju, sandal, sarung dan lainnya. Nanti ke pasar atau toko swalayan,” tutur Ajieb Marisi, warga Pulau Gili Ketapang.

petolekoran2

Sumari, warga Gili lainnya, menuturkan kebiasaan berbelanja secara serentak menjelang lebaran warga nelayan ini dikenal dengan tradisi Petolekoran. Nama tersebut diambil dari waktu pelaksanaannya yang dilakukan setiap tanggal 27 Ramadan atau petolekor dalam bahasa Madura.

“Kegiatan belanja kebutuhan lebaran ribuan warga ini, bisa ditemui setiap tahunnya di Kota Probolinggo. Mengingat tradisi tersebut telah berlangsung sejak lama, dilakukan secara turun temurun oleh penduduk pulau Gili Ketapang,” terang Sumari.

Tradisi ini, membawa berkah tersendiri bagi tukang becak dan tukang perahu. Pasalnya, penghasilan mereka meningkat dari hari-hari biasanya. Untuk sekali antar ke pusat perbelanjaan, tarif yang dikenakan pada penumpang hanya Rp. 15 ribu. Dalam sehari, puluhan tukang becak itu mampu mengantar penumpaang hingga lebih dari 10 kali.

“Lumayanlah Mas, kalau hari-hari biasa paling banter muat 3-4 kali. Kalau petolekoran bisa lebih dari sepuluh kali, karena banyak warga gili yang mau belanja,” ujar salah satu tukang becak Masririn.

Penduduk pulau Gili yang melakukan tradisi petolekoran ini, rata-rata minta diantar ke pusat perbelanjaan di sekitar jalan dr. Soetomo dan Panglima Sudirman Kota Probolinggo. (lai/saw)

Komentar Anda

Komentar

Akhiri Safari Politik, SBY ‘Ngabuburit’ di Masjid Cheng Hoo Pandaan

Musim Mudik Lebaran, Pelanggan Bengkel Motor Meningkat 2 Kali Lipat