16:41 - Senin, 23 Oktober 2017
Selasa, 11 Juli 2017 | 09:57

Bromo Mempesona, Sayang Penuh Sampah

Sukapura (wartabromo.com) – Keelokan Gunung Bromo sudah termasyhur ke seantero dunia, ribuan orang setiap tahunnya mengunjunginya. Tapi sayangnya, lagi-lagi sampah berserakan dimana-mana, apalagi pasca perayaan Yadnya Kasada beberapa waktu lalu.

“Sangat mempesona, apalagi bagi yang baru pertama kali kesini seperti saya. Pengennya ingin kembali lagi. Tapi sayang, sampahnya banyak. Dimana-mana berserakan,” keluh Ruli Anastasya, wisatawan asal Bandung, Selasa (11/7/2017).

Wanita berjilbab ini, sangat menyayangkan kawasan wisata setenar Bromo minim tempat sampah. Menurutnya, meski merupakan wisata alam, seharusnya pengelola menyiapkan tempat sampah.

“Nah ini tidak ada tempat sampah sama sekali,” tambahnya.

IMG-20170711-WA0004

Keluhan yang sama juga dituturkan Christhoper, wisatawan asal Kanada. Ia mengatakan kondisi itu sangat berbeda dengan wisata alam di negaranya atau negara-negara Eropa. Dimana kebersihan area wisata sangat dijaga betul.

“Kotor sekali, banyak sampah dimana-mana. Sangat berbeda dengan di negara saya,” ujarnya.

Kondisi ini semakin parah pasca ritual Yadnya Kasada yang dihadiri ribuan warga dan wisatawan. Sampah-sampah organik dan non-organik bertebaran dimana di seputaran Bromo yang telah mendunia ini.

Mulai dari lautan pasir, sekitar Pura Poten Luhur Agung, tangga Gunung Bromo. Bahkan di kawah Gunung Bromo yang menjadi tempat larung sesaji juga penuh sampah.

“Kesadaran wisatawan, pedagang dan warga untuk tidak membuang sampah sembarangan masih kurang. Padahal, sampah-sampah itu dapat merusak ekosistem kawasan ini di masa mendatang,” kata Teguh Wibowo, salah satu penggiat lingkungan hidup. (cho/saw)

Komentar Anda

Komentar

Paguyuban Pedagang Kecil Merasa Dianak-tirikan Disporaparbud Probolinggo

Penuh Sampah, Komunitas Bromo Lovers dan IPNU – IPPNU Bersih-Bersih