Menko Perekonomian Puji Para Penyokong Proyek SPAM Umbulan

0
74

Winongan (wartabromo) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution memuji pihak-pihak terkait yang telah menyokong proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan ini. Terutama pada pihak swasta yang dianggap sebagai salah satu faktor, rencana yang pernah disusun pada tahun 1973 atau 44 tahun silam, pada tahun ini berhasil direalisasikan.

Digambarkan oleh Darmin, jika proyek ini dinilai tidak begitu banyak menguras APBN, karena pemerintah cukup mengeluarkan investasi senilai Rp 2,05 triliyun dari keseluruhan Rp 4.51 trilyun yang.dibutuhkan.

“Proyek ini berjalan atas dukungan dari beberapa pihak swasta yang tertuang dalam skrema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU),” ujar Darmin mendampingi Jusuf Kalla di peresmian SPAM Umbulan, Kamis (20/72017).

Selanjutnya dikatakan beberapa institusi diantaranya Kementrian Keuangan juga.menyokong dalam bentuk dukungan kelayakan (VGF) sebesar Rp 818 milyar juga dukungan berupa fasilitas penyiapan proyek (Project Development Facility/PDF).

“Dua bantuan itu untuk membantu pemerintah provinsi, dalam melaksanakan transaksi proyek SPAM Umbulan, meningkatkan kelayakan finasial sehingga didapatkan tarif yang bisa dijangkau masyarakat,” kata Darmin kemudian.

Sebelumnya ditegaskan, jika proyek SPAM Umbulan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air minum bersih dengan harga terjangkau.

Sehingga pihaknya juga menjalin kerjasama dengan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Peningkatan Penyelenggaraan SPAM (BPPSPAM).

Badan naungan Kementerian PUPR ini sudah terlibat mulai dari penyusunan perencanaan, diantaranya feasibility study, DED, hingga business plan.

Proyek ini akan membangun pipa dari titik offtake hingga ke distribusi utama. Pembangunan instalasi pengelolaan air dari Kali Rejoso dengan kapasitas 300 liter per detik.

“SPAM di dua kecamatan yang ada di Jawa Timur senilai Rp 40 miliar yakni SPAM Kota Surabaya Rp 21 miliar dan SPAM di 12 kecamatan di Pasuruan yang rawan banjir,” Darmin memungkasi. (man/ono)