09:46 - Senin, 16 Juli 2018
Minggu, 23 Juli 2017 | 12:17

Nelayan Asal Mlaten-Nguling Sebelum Ditemukan Tewas, Sempat Dinyatakan Hilang

 

Jember (wartabromo.com) – Yanto, nelayan asal Mlaten, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan yang ditemukan sudah tidak bernyawa di Sungai Kalianyar Jember, merupakan salah satu korban dari 24 nelayan yang dihantam ombak di tengah laut perairan Puger. Saat itu, satu korban dipastikan tewas dan dua lainnya menderita luka-luka, sedangkan Yanto dinyatakan hilang.

Peristiwa hantaman ombak yang menyasar kapal yang ditumpangi puluhan nelayan tersebut dilaporkan pada Sabtu (22/7/2017) sekitar pukul 10.00 WIB pagi.

Dituturkan oleh Kasat Polair Polres Jember, AKP Hari Pamuji, bahwa pagi itu kapal “Buronan” ditumpangi 24 nelayan, tengah berlayar berangkat ke tengah laut untuk mendapatkan peruntungan mencari ikan.

Namun tepat di Plawangan perairan Puger Kabupaten Jember, angin disertai gulungan ombak besar menghampiri dan tanpa ampun menghantam lambung kapal dengan sangat keras

Terjangan ombak itu pun mengakibatkan perahu yang dinakhodai Romli itu terbalik hingga karam.

Akibat peristiwa itu seorang nelayan dipastikan tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka. Sedangkan seorang lagi yakni Yanto dinyatakan hilang.

“Kami kemarin langsung melakukan upaya-upaya penyelamatan terhadap seluruh penumpang kapal. Dan berkordinaai dengan instansi lain, melakukan pencarian,” tutur AKP Hari.

Sejak siang hingga sore kemarin dikatakan Polair bersama-sama dengan Basarnas, TNI AL hingga Tim SAR, langsung melakukan pencarian terhadap Yanto hingga akhirnya berhasil ditemukan oleh nelayan di Sungai Kalianyar sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi.

Berikut identitas korban kapal nelayan “Buronan” yang dihantam ombak di perairan Puger :
1. WAGE (60 th), Pekerjaan Nelayan, Alamat Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. (meningal dunia).
2. Fendik (27 th), Pekerjaan Nelayan, Alamat Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember (luka-luka).
3. Suryanto (32 th) , Alamat Desa Puger Kulon Kecamatan Puger Kabupaten Jember (luka-luka).
4. YANTO, Umur 33 tahun, Alamat Desa Mlaten Pasuruan. (Ditemukan meninggal dunia, setelah dinyatakan hilang)

Diwartakan sebelumnya, seorang nelayan asal Pasuruan ditemukan sudah tidak bernyawa di sungai kalianyar, Jember, Minggu (23/7/2017) pagi tadi.

Kuat dugaan korban tenggelam setelah kapal yang ditumpanginya dihantam ombak, hingga terbawa arus sungai yang termasuk seputaran muara Kedadung wilayah Kecamatan Puger itu. (ono/ono)

Filed in

Nelayan Asal Mlaten-Nguling, Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kalianyar Jember

Polresta Dalami Insiden Mandor Tol Paspro Tewas Tertimpa Bangunan Rumah