Truk Terbalik, Warga Berebut Jeruk Tumpah di Tengah Jalan

0
2

Sukorejo (wartabromo.com) – Sebuah truk mengangkut buah jeruk, terguling saat menghindari tabrakan dengan Avanza yang hendak berputar balik, di jalan raya Sukorejo, Sabtu (12/8/2017). Tumpukan Jeruk yang tumpah memenuhi jalan pun menjadi buruan warga, hingga membuat kemacetan semakin parah.

Bak pasar buah, belasan warga terlihat sibuk, memilih dan memunguti jeruk yang berserakan dan memenuhi seluruh bahu jalan raya utama jurusan Malang-Surabaya itu.

Warga lain terus berdatangan di areal truk terguling dan turut memenuhi jalan raya, bersama warga yang telah mendapatkan sekantong plastik buah jeruk. Warga yang merasa cukup, kemudian membawa jeruk-jeruk buruannya dan kemudian kabur dengan sepeda motornya.

Kemacetan kian parah, ditambah banyaknya warga yang berada di tengah jalan.

Kegiatan dadakan memunguti jeruk itu terhenti setelah sejumlah petugas kepolisian datang dan mengamankan lokasi kecelakaan.

Terlebih setelah sebuah mobil derek juga menyusul berada di lokasi dan langsung melakukan persiapan untuk dapat menarik bodi truk yang masih terguling.

Berangsur-angsur warga beringsut meninggalkan jeruk yang berserakan meskipun ditangan mereka juga masih menggenggam beberapa butir buah segar itu. Beberapa petugas kepolisian bersama warga lain akhirnya mencoba mengamankan jeruk-jeruk yang sebelumnya berserakan.

Di sela proses petugas derek bekerja, Irwan, pengemudi truk nahas itu mengatakan, peristiwa terjadi cukup cepat.

Sebuah avanza dari arah berlawanan memotong jalurnya hingga ia kaget dan membanting kemudi ke arah kanan untuk menghindari tabrakan.

Namun truk penuh muatan jeruk itu justru terguling ke arah sebelah kanan, setelah sempat menabrak median jalan. Beruntung Irwan dapat menyelamatkan diri sehingga hanya mendapatkan luka-luka kecil.

Pengemudi Avanza, Mashudi mengungkapkan, truk melaju berada sangat jauh dari mobil yang dikemudikan saat itu.

Namun, tanpa diduga-duga kepala truk bernopol N-9998-UI tersebut, sudah cukup dekat dan pedal gas pun semakin ditekan hingga mampu menghindar.

“Saya putar balik sebelumnya, kembali ke basecamp. Saya bekerja di Proyek Jalan Tol Pandaan-Malang,” kata Mashudi.

Polisi harus membagi arus lalu lintas, memanfaatkan lajur bagian lain jalan raya yang berada di sekitar pintu gerbang taman safari itu. Sehingga arus kendaraan tetap bisa berjalan meskipun sedikit lambat.

Beberapa pengemudi yang terlanjur terjebak, harus menunggu selama lebih dua jam hingga jalan raya kembali normal.

Selanjutnya truk yang sempat terbalik sudah langsung ditarik dan berdiri seperti semula meskipun beberapa bodi truk ringsek. (ozi/ono)