Domba Mati Misterius Dilaporkan Meluas Terjadi di Dua Desa

0
81

Gending (wartabromo.com) – Tak hanya domba milik warga Desa Sumberkerang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, yang mati mendadak. Ternyata, di Desa Banyuanyar Lor, domba milik warga juga mati secara misterius.

Menurut Camat Gending Muhamad Ridwan, di Desa Sumber Kerang, terdapat tiga dusun yang dombanya mengalami kematian mendadak.

Selain Desa Sumber Kerang, domba yang mati mendadak juga terjadi di Desa Banyu Anyar Lor dengan total 56 ekor domba.

Rinciannya, 39 ekor domba milik Hasan,warga Dusun Krajan; 8 ekor milik Suryadi, warga Dusun Kubat; 5 ekor Jalil, warga Dusun Kanin Kulon, Desa Sumber Kerang; dan Desa Banyuanyar Lor 4 ekor.

“Hingga sampai saat ini, ada dua desa yang melaporkan kalau domba-domba warga mati mendadak. Kami bersama dinas peternakan masih berkoordinasi untuk mengetahui penyebab kematian ternak ini,” ujar Camat Ridwan, kepada wartabromo.com.

Belum diketahui penyebab pasti kematian puluhan ekor domba ini. Warga masih menunggu pemeriksaan dari Dinas Peternakan setempat, yang akan datang ke lokasi.

Sementara untuk mencegah kemungkinan virus dan penyebaran penyakit, bangkai domba mati dibakar untuk selanjutnya dikubur secara massal.

“Prosedurnya begitu. Setelah diberi insektan, kami bakar dan setelah itu dikubur untuk mencegah menyebarnya bakteri. Karena kami tidak tahu, apa penyebab pastinya, jadi ini cara untuk meminimalisir kejadian ini,” terang mantan Camat Krucil ini.

Pihak kecamatan pun menghimbau warga desa untuk menjaga kebersihan kandang ternaknya. Selain itu, warga diminta untuk meningkatkan patroli atau Siskamling untuk mencegah terjadinya kematian hewan ternak mereka.

Sebagai mana diwartakan, pada Sabtu (26/08/2017) pagi, puluhan ekor domba milik Nur Hasan, warga Dusun Krajan, Desa Sumber Kerang, mati mendadak. Domba yang mati itu, rata-rata luka pada bagian matanya. Mata domba yang mati hilang. Selain dibagian mata, bagian ekor domba juga mengalami luka, seperti bekas luka sedotan. (saw/saw)