The Power Of Emak-emak, Sukses Gagalkan Aksi Penjambretan

0
58

Pasuruan (wartabromo.com) – Keberanian Khalimatus Sa’diyah (31), warga Dusun Kedung Telur, Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan perlu diacungi jempol. Perempuan ini berani melawan dua orang jambret yang hendak menjambret tas miliknya.

Mereka adalah Sukirto (26), warga Desa Gondosuli Kecamatan Puspo dan Imron Rosadi (21), warga Dusun Paras Barat Desa Rejosalam Kecamatan Pasrepan.

Bahkan, selain berhasil mengagalkan aksi penjambretan dan mengalahkan mereka, korban juga berhasil menjebloskan dua pelaku jambret itu ke penjara.

Ceritanya, korban ini sedang berjalan menggunakan motor Honda Vario warna hitam nopol N 2889 TAJ. Saat melintas di depan Pasar Winongan, tanpa disadari, dua pelaku ini membuntutinya.

Sesampai ditikungan simpang tiga Desa Tenggilis, dompet korban yang berada dijok vario langsung diambil oleh kedua tersangka. Setelah mendapatkan dompet incarannya kedua tersangka tancap gas mengarah kearah selatan.

“korban yang kaget, spontan langsung mengejar pelaku ini yang berboncengan menggunakan sepeda motor vega,” kata Kapolsek Keboncandi AKP Affan Priyo.

Affan mengatakan, saking beraninya, di utara masjid Dusun Pandean Desa Kandung Kecamatan Winongan, korban menabrakkan sepeda motornya ke sepeda motor pelaku. Sepeda pelaku pun terjatuh.

“Setelah ditabrak korban , pelaku langsung lari menuju persawahan. Tapi, untungnya, warga yang mengetahui hal itu langsung membantu dan menangkap dua pelaku tersebut,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Affan, kedua tersangka ini sudah menunggu dan mencari calon mangsanya sejak pagi. Mereka stand by di depan Pasar Winongan. Saat mengetahui korban, dua tersangka ini berfikir bahwa korban ini merupakan sasaran empuk.

“Tanpa disadari ternyata korban memiliki keberanian yang luar biasa. Dengan keberaniannya, dia berhasil menangkap dua pelaku jambret,” paparnya.

Mantan KBO Satlantas Polres Sidoarjo yang kini berubah menjadi Polresta Sidoarjo ini menambahkan, dua pelaku ini merupakan DPO.
Mereka sudah beraksi di beberapa lokasi.

“Mereka merupakan spesialis jambret yang kami cari selama ini. Mereka jambret jalanan yang sudah membuat puluhan orang mengalami kerugian karena barang berharganya dijambret. Untuk lebih lanjut, kami masih akan kembangkan kasus ini,” pungkasnya. (har/ono)