16:36 - Senin, 23 Oktober 2017
Rabu, 11 Oktober 2017 | 12:15

Gerindra Terbelah, Rohani Pastikan Petahana Masuk Radar Pencalonan Partainya

Pasuruan (wartabromo.com) – Sekretaris Partai Gerindra Kabupaten Pasuruan, Rohani Siswanto, menyanggah ungkapan petahana tidak termasuk dalam radar pencalonan di Pilkada 2018, seperti yang diucapkan Anwar Sadad, Sekretaris Partai Gerindra Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Proses politik masih di level cabang, bahkan sang petahana Irsyad Yusuf tercatat sebagai pendaftar, sehingga ungkapan Anwar Sadad, dipastikan tidak mewakili suara resmi Gerindra Kabupaten Pasuruan.

Hal tersebut dikatakan oleh Rohani dalam sebuah sambungan telepon seluler kepada WartaBromo, Rabu (11/10/2017).

“Itu (Irsyad Yusuf, tidak masuk dalam radar pencalonan Gerindra, red) adalah pernyataan pribadi, bukan mewakili keputusan DPC partai Gerindra Pasuruan,” tegas Rohani.

Menurutnya, saat ini sudah ada lima kandidat calon yang mendaftar ke partainya, baik sebagai calon Bupati ataupun calon Wakil Bupati (cabup-cawabup). Dipastikan salah satunya adalah sang petahana, Irsyad Yusuf, selain juga Eddy Paripurna dan Andri Wahyudi.

Sedangkan dua nama kandidat lain, dengan dalih menghormati proses politik, Rohani tidak memberikan keterangan terkait siapa maupun darimana sosok yang telah menyerahkan formulir pendaftaran kepada partainya.

Saat ini, nama-nama lima kandidat yang telah menyerahkan formulir pendaftaran ke partai Gerindra, pun belum diserahkan ke pimpinan pusat Gerindra.

Dengan kondisi itu, Rohani memastikan petahana Irsyad Yusuf (Gis Irsyad) masih dalam bagian proses atau masuk dalam radar pencalonan dari partai Gerindra.

“Jadi prosesnya masih di tingkat DPC, masih panjang,” tambah Rohani.

Dituturkan kemudian, pihaknya masih harus melalui mekanisme lanjutan, dengan mengagendakan rapat kerja cabang khusus (Rakercabsus) partai Gerindra Kabupaten Pasuruan pada 10 Nopember 2017 nanti.

“Sehingga dari Rakercabsus nanti, dapat kita ketahui siapa-siapa saja yang kita usulkan ke DPP maupun DPD (Jawa Timur) partai Gerindra,” terangnya kemudian.

Menurutnya, dimungkinkan usulan nama bakal calon yang menjadi catatannya saat ini, bisa berkurang maupun tetap dari jumlah lima kandidat saat ini, sebagaimana keputusan dalam Rakercabsus nanti.

Nama-nama hasil keputusan dari mekanisme Rakercabsus, selanjutnya diserahkan kepada pimpinan partai Gerindra pusat maupun pimpinan Jawa Timur, untuk mendapatkan persetujuan.

Diwartakan sebelumnya, Sekretaris Partai Gerindra Jawa Timur,  Anwar Sadad, menegaskan Irsyad Yusuf (Gus Irsyad), sang petahana tidak termasuk dalam radar penentuan calon Bupati Pasuruan yang bakal diusungnya dalam Pilkada 2018 mendatang. Buruknya kinerja, disebut-sebut menjadi dalih Gerindra enggan untuk mengusung petahana.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Anwar Sadad, Sekretaris Partai Gerindra Jawa Timur sesaat usai dalam kegiatan rapat kordinasi dapil 2, di salah satu rumah makan di Kota Pasuruan, Sabtu (7/10/2017). (ono/ono)

Komentar Anda

Komentar

Nasdem Mendekat, Golkar Ogah Jadi Wakil Walikota

Serahkan Formulir Bacabup, Gagah Siap Berlaga di Pilkada Pasuruan 2018