07:29 - Senin, 20 November 2017
Senin, 16 Oktober 2017 | 15:13

Eddy-Udik Dipasangkan, Ketua Golkar : Sangat Memungkinkan

Kraton (wartabromo.com) – Dua nama tokoh, Eddy Paripurna-Udik Djanuantoro, disebut sangat memungkinkan untuk berpasangan dalam proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 nanti. Hanya saja, kemungkinan duet cabup-cawabup tersebut masih terpengaruh proses politik saat ini, karena relatif masih dinamis, tergantung komunikasi tiap partai politik.

Hal itu mengemuka setelah Eddy Paripurna bersama sejumlah fungsionaris PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, datang ke kantor partai Golkar yang berada di wilayah Kecamatan Kraton, Senin (16/10/2017) siang.

“Bisa dipertimbangkan (duet Eddy-Udik). Sangat memungkinkan,” ujar Udik Djanuantoro, ketua Golkar Pasuruan.

Namun demikian, dikatakan oleh Udik, semua terus berproses, karena secara lebih spesifik, PDI Perjuangan dengan partai Golkar saat ini masih pada tahap awal pertemuan.

Bahkan, bila komunikasi tersebut sudah berlanjut, bisa jadi mengarah kepada kesepakatan perubahan komposisi sebaliknya, yakni Udik Djanuantoro sebagai cabup sedangkan Eddy Paripurna mendampinginya sebagai cawabup.

“Tapi kami masing-masing tahu diri, PDI Perjuangan punya 7 kursi, sementara Golkar masih 5 kursi,” tambah Udik.

Pihaknya juga tetap melakukan komunikasi dan penjajakan dengan partai-partai lain untuk menyusulkan keinginan partai Golkar, yang menjagokan Udik Djanuantoro dapat turut berlaga di Pilkada nanti.

Sementara Eddy Paripurna, bersikap serupa saat menyambung kemungkinan skema pasangan dirinya dengan Udik Djanuantoro. Menurutnya, dalam proses politik menjelang Pilkada ini, semua bergantung dari hasil komunikasi maupun keputusan forum partai.

Pihaknya masih mencoba merumuskan kesepakatan-kesepakatan dari sejumlah partai yang telah didatangi untuk pencalonannya selama ini.

Diketahui, PDI Perjuangan telah menyodorkan Eddy Paripurna sebagai cabup, sekaligus juga Andri Wahyudi, sebagai cawabup kepada Nasdem, Gerindra, PPP dan saat ini ke partai Golkar.

“Saya welcome (berpasangan dengan Udik), siapapun saya siap, tergantung forum partai,” tutur Eddy.

Selanjutnya, ia menegaskan terkait pasangan, ia tidak mengklasifikasikan sebagai tokoh barat maupun timur. Yang utama bagi Eddy, calon pendampingnya memiliki visi misi yang sama untuk kemajuan Kabupaten Pasuruan.

“Saya tidak melihat barat dan timur. Yang penting semua memiliki visi misi dan tujuan yang sama untuk Pasuruan. Sekali lagi itupun tergantung hasil keputusan forum partai politik,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, Eddy Paripurna, selain sebagai wakil ketua bidang organisasi di PDI Perjuangan Jawa Timur, juga menjabat ketua komisi D DPRD Propinsi Jawa Timur.

Sedangkan Udik Djanuantoro, selain ketua Partai Golkar Kabupaten Pasuruan, pun masih menjabat sebagai ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Pasuruan. (ono/ono)

 

Komentar Anda

Komentar

Tak Setengah-setengah Bergerilya, PDIP Sasar Golkar Berebut Dukungan

Naik Dua Kali Lipat, Golkar Probolinggo Pede Rebut 10 Kursi di Pemilu 2019