15:11 - Jumat, 23 November 1736
Rabu, 18 Oktober 2017 | 15:18

Sruput Kapiten, JK : Enak dan Mantab!

Jakarta (wartabromo.com) – Kapiten (Kopi Asli Kabupaten) Pasuruan disukai Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. Itulah yang terlihat saat Wapres JK (sapaan akrab Jusuf Kalla) meninjau stan Kapiten Pasuruan, pada ajang World Plantation Conferences and Exhibition (Pameran dan Konferesni Perkebunan Dunia) di Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2017).

Orang nomor dua di negeri ini takjub dengan Kapiten Pasuruan yang dinilai memiliki cita rasa kopi kuat, terutama Kopi Jenis Arabica.

“Enak dan mantab, tidak kalah dengan Kopi Toraja atau Kopi Aceh. Bagus dan harus dikembangkan terus. Selamat Pak Bupati,” ucap JK, sembari terus menyeruput Kapiten Pasuruan bersama Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf.

JK datang ke stan Kapiten Pasuruan dengan didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan A Djalil, bersama beberapa pejabat lainnya. Setelah selesai mencicipi Kapiten Pasuruan, JK kemudian melihat-lihat stan lain di arena ini.

Tak hanya Wapres JK yang tertarik dengan Kapiten Pasuruan. Para peserta Wplace 2017 dari 33 negara di dunia, juga menyerbu stan Kapiten Pasuruan.

Salah satunya Kazuo Kawamata (43), Director and Senior Managing Executive Officer Key Coffee China, memberikan acungan jempol untuk Kapiten Pasuruan.

“That’s coffee what i need. I like the strong taste, and i know that this coffee from high mountain (Kopi inilah yang saya inginkan. Punya cita rasa yang sangat kuat, dan saya tahu kalau kopi ini dari pegunungan yang tinggi),” ungkap Kazuo sembari memakan biji Kapiten Pasuruan.

Sementara itu, kunjungan JK menambah kepercayaan diri Pemerintah Kabupaten Pasuruan, khususnya Bupati Irsyad untuk mengembangkan Kapiten Pasuruan menjadi brand berkualitas.

Setidaknya saat ini sudah terdapat bukti keseriusan upaya tersebut yakni telah dipatenkannya 3 jenis Kapiten Pasuruan, yakni Joss Kopi, Kopi Ledug dan Arjuna Semar.

“Bagaimanapun caranya saya akan terus membuat Kapiten Pasuruan semakin dikenal luas oleh seluruh masyarakat, baik lokal, nasional atau bahkan dunia. 3 jenis kopi kita sudah paten dan diakui. Langkah akan terus kita lakukan untuk mengembangkan Kapiten Pasuruan,” kata Irsyad.

Bahkan, untuk memaksimalkan program pengembangan Kapiten Pasuruan, Pemkab Pasuruan menurut Irsyad telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 3 Milyar.

Anggaran yang berasal dari APBD Kabupaten Pasuruan tahun 2017 itu dimanfaatkan untuk pengadaan bibit kopi, alat pengolahan kopi (mulai dari alat memanen hingga menjadi kopi siap packing), pelatihan para petani dan kelompok, hingga promosi Kapiten Pasuruan.

“Promosi Kapiten Pasuruan terus kami lakukan. Kalau ada pemeran, baik lokal maupun nasional, selalu kita ikuti. Stan Kapiten Pasuruan selalu sendirian, dan menjadi daya tarik bagi para pengunjung, karena betul-betul kita desain semenarik mungkin, supaya Kapiten Pasuruan semakin populer,” imbuhnya. (mil/ono)

Komentar Anda

Komentar

Longsor Putus Akses Probolinggo-Lumajang

Kapiten Terfavorit di Ajang Pameran Kopi Internasional