07:29 - Senin, 20 November 2017
Jumat, 20 Oktober 2017 | 14:00

Dialog Buntu, Warga Minta Ijin Pengerjaan Proyek SPAM Umbulan

Winongan (wartabromo) – Pertemuan antara warga Dusun Kedungwaru Kidul Desa Sidepan Kecamatan Winongan dengan menejemen PT. Cipta Panji Manunggal (CPM) di balai desa setempat belum menemui titik kesepakatan. Warga masih meminta surat izin resmi (legalitas) menejemen PT. CPM sebagai kontraktor pelaksana pemasangan pipa SPAM Umbulan yang melintas di Dusun Kedungwaru Kidul.

Salah satu warga, M. Abdullah (40) mengatakan, terdapat beberapa point yang belum disepakati antara warga dengan PT. META dan PT. CPM, sehingga pemasangan pipa proyek nasional ini tetap diminta untuk dihentikan sementara.

“Kita meminta PT. CPM untuk menunda dulu pemasangan pipa, mengingat antara warga dengan PT. META belum ada kesepakatan,” kata M. Abdullah. Jum’at (20/10/2017)

Hal lain yang dikemukakan M. Abdullah, pelaksanaan proyek stategis nasional ini, telah dijumpai adanya intimidasi dari pelaksana pemasangan pipa SPAM. Sehingga, ia pun mengingatkan hal tersebut harus menjadi catatan bagi pihak menejemen PT. CPM.

Berdasar keterangan M. Abdullah terkait adanya intimidasi terhadap warga adalah tentang harga sewa lahan yang akan dilalui oleh pipa SPAM Umbulan. Penerapan harga sewa dinilai terlalu rendah dan dianggap sangat tidak wajar lantaran dihargai Rp. 3000 permeter.

Sementara, Harun, perwakilan dari menejemen PT. CPM, mengatakan bahwa tuntutan warga sebagian besar bukan kewenangan perusahaannya untuk menjawab. Pihaknya memastikan, selama berkegiatan sudah melaksanakan sebagaimana ketentuan.

“Kita dilapangan hanya pelaksana pemasangan pipa sesuai dengan pekerjaannya, dan apa yang dituntut oleh warga bukan kewenangan kita untuk menjawabnya. Kalau anda temui intimidasi dari pihak kami, saya tunggu laporannya. Dan langsung saja laporkan kepada saya,” tandas Harun, menejemen PT. CPM.

Pertemuan warga dengan kontraktor pelaksana pemasangan pipa SPAM Umbulan dihadiri oleh Muspika Winongan. Pada kesempatan itu, pihak Muspika mengusulkan untuk mengadakan pertemuan kembali, antara manajemen PT. CPM dan mengundang manajemen PT. META dengan perwakilan warga. (har/ono)

Komentar Anda

Komentar

Filed in

Kurang Sosialisasi, Lalu Lalang Truk Proyek SPAM Umbulan Dikeluhkan Warga

Warga Lumajang Tewas Usai Diseruduk Truk