15:22 - Selasa, 21 November 2017
Senin, 6 November 2017 | 12:18

Petugas Cari Korban Air Terjun Umbulan di Laut Probolinggo

Probolinggo (wartabromo.com) – Pasca banjir bandang yang menewaskan wisatawan di wisata air terjun Umbulan, petugas gabungan melakukan pencarian korban yang hanyut. Selain memfokuskan pencarian di perairan laut utara Probolinggo, petugas juga menyisir muara sungai Desa Pesisir.

Senin (6/11/2017) pagi, petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Probolinggo, Polairud Polres Probolinggo, Tagana, dan warga melanjutkan pencarian korban hanyut atas nama Lukman (22). Hanya saja, korban hingga saat ini belum ditemukan pasca hanyut dari wisata air terjun Umbulan Desa/Kecamatan Sukapura.

Kaur Min Ops Polairud Polres Probolinggo. Aiptu. Suyono mengatakan, petugas gabungan memfokuskan pencarian di perairan utara. Dengan menggunakan kapal patroli Polairud, petugas menyisir laut dalam tradisi 15 mil laut. “Pagi ini polair dan bpbd melaknsanak penysirisn di daerah pasieir, indikasinya korban sudah di laut,” ujarnya kepada wartabromo.com.

Selain itu, petugas dan keluarga juga mencari jasad korban di muara Pesisir. Sejengkal demi sejengkal tanah muara dan hutan bakau disisir oleh petugas. Dimana lokasi ini merupakan TKP penemuan jasad Ferdiansyah (14), rekan Lukman.
Tak hanya itu, petugas yang terbagi dalam beberapa kelompok itu juga menyisir sungai Paser Desa Pesisir. Sementara di bagian air terjun Umbulan, warga dan polisi juga melakukan pencarian.

“Juga ada tim yang melakukan di sungai pesisir menjadi dua bagian, ada di sebelah kanan dan kiri, nantinya kalau hasilnya ditemukan dilaporkan ke pimpinan,” tutur Aiptu. Suyono.

Sementara itu, keluarga Lukman berharap tubuh korban dapat ditemukan secepatnya. Baik dalam keadaan meninggal dunia, lebih-lebih ditemukan selamat. “Ya harapannya segera ketemu secepatnya,” ujar Hermanto, sepupu Lukman. (cho/saw)

Komentar Anda

Komentar

Filed in

Satu Korban Air Terjun Umbulan, Ditemukan Terseret Sejauh 15 Km

Korban Kedua Air Terjun Umbulan Ditemukan Mengambang di Perairan Tongas