15:11 - Sabtu, 23 November 1252
Selasa, 14 November 2017 | 11:24

24 Jam Listrik Padam, Warga Pasrepan Geram

Pasrepan (wartabromo.com) – Warga seputar wilayah Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan geram, karena selama 24 jam, listrik yang mengalir di wilayah itu padam. Akibatnya, aktifitas warga pun terganggu.

Salah satu warga Desa Tempuran, Kecamatan Pasrepan, Ghufron mengungkapkan, padamnya listrik sudah terjadi sejak pukul 11.00 WIB kemarin.

Dijelaskan, pemadaman listrik setidaknya berada di seputaran pasar Pasrepan ke arah barat sampai Desa Tempuran.

Dikatakan, sejak beberapa jam setelah pemadaman, ia bersama sejumlah warga lainnya berusaha mencari tahu penyebab tidak mengalirnya listrik, hingga kemungkinan lampu bisa menyala kembali. Namun,, hingga Selasa (14/11/2017) pagi, harapan listrik menyala tidak terpenuhi.

Upaya pun dilakukan dengan mencari informasi dengan menghubungi hotline layanan 123, tapi tetap saja tidak membuahkan hasil, listrik di wilayah Pasrepan tetap mati.

“Tadi sudah saya complain ke (hotline) 123. Katanya di wilayah Kejayan ada pohon roboh, kemungkinan jam 10.00 WIB sudah selesai dan hidup lagi listriknya. Ini sudah jam 10.30 WIB masih mati. Masak gara-gara pohon roboh saja sampek 24 jam mati lampunya,” kata Ghufron dengan nada kesal.

Dituturkan, masalahnya adalah di desa tempatnya bermukim, sangat bergantung dengan aliran listrik. Utamanya, terkait pasokan air bersih masih bergantung dengan pompa air yang membutuhkan aliran listrik.

“Airnya di tempat kami itu gantian, dua hari sekali. Kalau mati lampu lamanya kaya’ gini, pastinya nggak punya air,” imbuhnya.

Jika kesulitan air bersih akibat tidak teraliri listrik itu terus berlanjut, diperkirakan bakal mengganggu kesehatan warga, terlebih bagi anak-anak.

Hingga warta ini disusun, pihak PLN belum memberikan keterangan resminya, terkait penyebab pemadaman hingga kapan listrik dapat mengalir kembali ke wilayah Pasrepan. (ono/ono)

 

Komentar Anda

Komentar

Ini Jawaban GP Ansor Terkait Parkir Pantai Bentar

Polemik Aset PO Akas Berlanjut Di Pengadilan