11:58 - Rabu, 18 Juli 2018
Senin, 4 Desember 2017 | 22:22

Perbaikan Rel KA Latek Molor, Kemacetan Kian Parah

Bangil (wartabromo.com) – Perbaikan rel Kereta Api (KA) di Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan molor dari kontrak kerja seharusnya 1 Desember 2017. Dampak kemacetan pun tetap terjadi, karena pengerjaan proyek belum ada tanda–tanda kelar.

Pengguna kendaraan, sepertinya dipaksa lebih bersabar saat melintasi jalanan ini. Terlihat kemacetan masih terjadi, bahkan kian parah.

Ratusan kendaraan di dua arah untuk beberapa waktu terpaksa berhenti total. Disamping sejumlah pekerja serius bekerja, dengan beberapa alat berada di tengah perlintasan.

Dari pantauan di lapangan, kemacetan dari arah Surabaya menuju Kota Pasuruan atau sebaliknya sudah mencapai 1 Kilometer (km) lebih.

Salah satu sopir truk, Mulyadi menyanyangkan kondisi ini, lantaran dinilai sudah tidak wajar.

Disebutkan, agar bisa melampaui jalan dari Alun–alun Bangil sampai perlintasan ini dibutuhkan waktu 1 jam 30 menit, berbeda jauh pada kondisi normal, yang hanya berkisar 10 menit.

“Kalau seperti ini terus, sopir truk yang dirugikan, karena telat kirim barang. Saya diminta tiba di Banyuwangi jam 5 sore, sedangkan saya di Bangil sudah 2 jam,” katanya.

Hal serupa disampaikan Irul, pengguna kendaraan pribadi, asal Surabaya. Ia mengaku sedang terburu–buru karena ibunya sedang sakit. Namun, karena terjebak macet, ia pun pasrah.

“Seharusnya mobil diarahkan kemana, atau ada alternatif. Ini parah banget loh. Mau putar balik juga macet,” kata Irul.

Humas Daops 9 Luqman Arief mengungkapkan, pengerjaan itu molor karena posisi rel bergeser, karena sering dilewati kendaraan dengan beban berat. “Perbaikannya pun butuh waktu. Ini sekarang kami sedang melakukan pemasangan kembali block rel ke tempat asal. Besok rencananya akan kami aspal kembali rel yang habis dibongkar kemarin,” terang Luqman.

Dipastikan pengerjaan itu selesai pada Rabu mendatang. Pihaknya akan melakukan segala upaya agar perbaikan rel KA ini segera tuntas “Kami minta maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami berjanji akan melakukannya semaksimal mungkin,” pungkasnya. (man/ono)

Girder Jembatan Wonolangan Dipasang, Jalur Pantura Ditutup

Tak Tanggap Tangani Pasien, Layanan IGD Bangil Dikeluhkan