Puluhan Hektar Tambak di Kalibuntu-Probolinggo Terendam Banjir Rob

0
108

Probolinggo (wartabromo.com) – Banjir rob atau luapan air laut di pesisir Kabupaten Probolinggo tak hanya merendam pemukiman warga. Di Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, puluhan hektar tambak ikan terendam banjir.

Dari pantauan wartabromo.com puluhan hektar tambak itu terendam banjir rob dengan ketinggian lebih dari satu meter. Pematang tambak yang posisinya lebih tinggi dari hamparan tambak bahkan tak kelihatan karena tertutup air laut. Diperkirakan, setidaknya ada 30 hektar tambak berubah menjadi kolam air.

Suparyono, salah satu petambak, menuturkan banjir rob di desanya sudah terjadi sejak 3 hari yang lalu. Namun, pada Senin malam (4/12/2017) kondisi itu lebih parah.

“Luapan rob hingga pagi ini masih belum surut dan merendam tambak, baik tambak bandeng maupun tambak udang,” terangnya Selasa (5/12/2017).

Suparyono menuturkan, rob di desanya mudah masuk karena belum adanya tanggul permanen di tambak, utamanya di Dusun Landangan.

Dengan tiadanya tangkis penahan air laut, air rob dengan mudah menerjang tanggul milik para petambak.

Dengan kondisi ini, dikatakan petambak mengalami kerugian besar. Pasalnya saat ini petambak sudah selesai menebar benih ikan bandeng dan udang. Minimal dalam satu hektar, benih yang disebar senilai Rp. 5 juta. Diperkirakan dalam satu hektar tambak, kerugiannya lebih dari Rp. 5 juta karena buruh pekerja belum dihitung petambak.

“Ya jutaan rupiah, kerugian yang dialami petambak. Dengan terendamnya tambak, otomatis benih itu terseret arus rob. Bahkan, rob ini juga masuk ke gudang garam milik warga,” tutur Suparyono.

Ia berharap, pemerintah daerah segera membangun tanggul permanen di timur Desa Kalibuntu. Pasalnya, setiap ada rob meski kecil, selalu masuk ke tambak. Tentu hal itu mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi petambak. (cho/saw)