10:56 - Rabu, 24 Januari 2018
Senin, 11 Desember 2017 | 20:06

Ini Identitas dan Kronologi Korban Hilang Terseret Banjir

Pasuruan (wartabromo.com) – Korban yang hilang terseret arus sungai saat hujan lebat di sebagian besar Pasuruan wilayah barat, merupakan seorang remaja berusia 16 tahun, asal Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Ia hilang saat mandi di salah satu sungai hingga terseret ke sungai Kedung Larangan Bangil.

Diketahui, korban bernama Muhammad Muklis asal Dusun Nglanglang Utara RT. 01/RW. 01, Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Dari sejumlah informasi, korban saat itu tengah mandi di sungai desa, bersama salah satu teman bernama Mamad. Dijelaskan kemudian, ia berada di tengah sungai asik mandi, sedangkan Mamad berada di pinggir sungai.

Hujan lebat yang terjadi saat itu membuat debit sungai membesar. Tanpa diduga-duga, datang air bah hingga kemudian menghantam tubuh Muklis yang masih berada di tengah sungai.

Muklis disebut tak dapat menggapai pinggiran sungai saat arus besar datang. Mamad pun tidak mampu menolong, hingga akhirnya Muklis terseret arus sungai dan dinyatakan hilang.

Diperkirakan tubuhnya terseret ke sungai Kedung Larangan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Sementara, BPBD bersama warga masih melakukan pencarian dengan menyusuri sepanjang sungai Kedung Larangan

Diwartakan, hujan deras yang mengguyur terus menerus membuat jalan raya Bangil, kabupaten Pasuruan, banjir, Senin (11/12/2017). Selain jalan raya, pemukiman di sejumlah Desa/kelurahan wilayah Kecamatan Bangil seperti Kauman, Gajahbendo, Kolursari serta Kiduldalem kebanjiran dengan ketinggian mencapai 80 sentimeter. (ozi/ono).

Bukan Warga Kiduldalem, Korban Hilang Diperkirakan Warga Rembang

3 Penderita Difteri Asal Kota Pasuruan Masih Dalam Perawatan